SABDA RAJA : Bagaimana Sikap Adik Sultan?

GBPH Yudhaningrat bersalaman dengan GKR Pembanyun saat bersama-sama berkunjung di Makam Ki Ageng Giring, di Dusun Giring, Desa Sodo, Kecamatan Paliyan. Senin (4/5/2015). (David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
06 Mei 2015 11:20 WIB Ujang Hasanudin News Share :

Sabda Raja, gelar Mangkubumi yang dimiliki Pembayun menjadikannya penerus kepemimpinan Kraton.

Harianjogja.com, JOGJA—Putri pertama Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X yakni Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun tengah dipersiapkan menjadi penerus takhta Kraton. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/05/05/gkr-pembayun-jadi-putri-mahkota-bergelar-gkr-mangkubumi-601293">GKR Pembayun Jadi Putri Mahkota, Bergelar GKR Mangkubumi)

Persiapan Pembayun menjadi Putri Mahkota Kasultanan Ngayogyakarta ini dikukuhkan melalui prosesi Dawuh Raja yang digelar secara tertutup di Siti Hinggil, Kompleks Kraton, Selasa (5/5/2015). Dalam prosesi Dawuh Raja tersebut, Sultan mengganti gelar Pembayun menjadi GKR Mangkubumi Hamemayu Hayuning Bawono Langgeng Ing Mataram.

Sebelumnya sejumlah kerabat Kraton, sentana dalem, dan abdi dalem datang lebih dulu ke Siti Hinggil. Sekitar pukul 11.10 WIB, Sultan keluar dari Siti Hinggil diikuti Krabat Kraton. Pertemuan Sultan bersama kerabatnya dilanjutkan di Kraton Kilen.

Parentah Hageng Kraton, KRT Yudha Hadiningrat, mengatakan acara itu dihadiri kerabat Kraton dan Pakualaman. Pria yang memiliki nama asli Nuryanto ini belum bersedia memberikan keterangan soal Dawuh Raja itu. Yang jelas, kata dia, isi Dawuh Raja ini berbeda dengan Sabda Raja yang dikeluarkan Sultan, beberapa waktu lalu.

“Nanti ada konferensi pers dari Kraton. Bukan kapasitas saya menjelaskan,” ujar dia sambil berjalan menuju Kraton Kilen.

Namun sejumlah Kerabat Sultan lainnya tidak hadir dalam acara ini, seperti Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo, dan GBPH Yudhaningrat.

Sementara itu, GBPH Prabukusumo dan GBPH Yudhaningrat belum dapat memberikan tanggapan tentang Dawuh Raja. Gusti Prabu, sapaan akrab GBPH Prabususumo mengatakan masih menunggu kedatangan kerabat Kraton lainnya dari Jakarta untuk mendiskusikan apa yang diucapkan Sultan. (Baca Juga : http://jogja.solopos.com/baca/2015/05/04/sabda-raja-sultan-prabukusumo-memohonkan-maaf-atas-sikap-sultan-600860">SABDA RAJA SULTAN : Prabukusumo Memohonkan Maaf Atas Sikap Sultan)