KETUA UMUM GERINDRA WAFAT : Puasa Gandum Wujud Protes Kebijakan Impor

Jum'at, 29 Agustus 2014 22:40 WIB
KETUA UMUM GERINDRA WAFAT : Puasa Gandum Wujud Protes Kebijakan Impor

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta DIY, Herry Zudianto(tengah) bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi(kedua kiri) bersama tim menyerahkan kaus dan buku Prabowo-Hatta kepada Wakil Pemimpin Redaksi, Anton Wahyu Prihartono(kedua kanan) dalam kunjungan silaturahmi di Harian Jogja di Jalan AM. Sangaji 41, Yogyakarta, Senin (16/08/2014).

Harianjogja.com, JOGJA-Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prof. Dr. Suhardi meninggalkan beragam teladan bagi anak bangsa. Salah satu upaya yang ia perjuangan sampai nafas terakhirnya mengenai kemandirikan pangan di seluruh Indonesia. Semangat tersebut diwujudkan dalam bentuk menjalankan puasa untuk tidak makan gandum.

Tirakat ini sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah atas impor gandum. Sebagai gantinya, almarhum membangun gerakan sosial menolak gandum dan mengkonsumsi ketela demi kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Tahun ini adalah tahun ke-26 almarhum menjalani puasa,” terang Rektor UGM, Pratikno, Jumat (29/8/2014).

Semasa masih aktif mengajar, Suhardi bahkan lebih banyak menggunakan sepeda onthel saat berangkat dan pulang kerja dari kampus.

“Almarhum tidak suka menggunakan AC dan lebih suka menanam pohon di dekat jendela ruang kantornya,” kenangnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online