Sukoharjo Siaga Kekeringan 2026, Ini Wilayah Paling Rawan
Sukoharjo tetapkan siaga darurat kekeringan dan kebakaran hingga November 2026. Tiga kecamatan rawan krisis air.
Ribuan mahasiswa baru UGM membentuk formasi Garuda Pancasila di halaman Gedung Sabha Pramana, Minggu (24/8). Kegiatan itu sekaligus menandai penutupan Kegiatan Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) yang sudah berlangsung sepekan. (JIBI/Harian Jogja/Arief Wahyudi)
Harianjogja.com, JOGJA - Lebih dari 9000 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada (UGM) menutup Kegiatan Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) di halaman Gedung Sabha Pramana (GSP) kampus setempat, Minggu (24/8/2014). Ribuan mahasiswa tersebut berkumpul untuk membentuk formasi Garuda Pancasila berukuran besar.
Mereka duduk beralas rumput gersang membentuk lambang negara Indonesia. Formasi Garuda Pancasila tersebut kira-kira berukuran 66x 88 meter. Gadjah Muda Muda, sebutan mahasiswa baru UGM itu duduk tertata membentuk lambang Garuda Pancasila, lengkap dengan warna merah putih di sisi kiri dan kanannya. Kepala garuda terletak di sisi utara. Para mahasiswa memakai caping berbagai warna, sesuai di bagian mana posisi mereka pada bentuk Garuda.
Ketua Steering Comitttee PPSMB UGM, Khairul Umam mengatakan, persiapan untuk membentuk formasi tersebut dilakukan selama sepekan. Sementara penataan pada saat siap beraksi memakan waktu selama 70 menit.
"Tujuannya kami ingin menanamkan nilai kebangsaan melalui kegiatan ini, sehingga mahasiswa bisa menjaga nilai tersebut di hadapan gempuran globalisasi," ujar Khairul, Minggu (24/8/2014).
Selain duduk membentuk formasi, para mahasiswa baru juga menampilkan aksi gerakan mengibarkan pom-pom yang mereka bawa. Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ali Gufron Mukti tampak dalam acara itu.
Adapun dalam tahun akademik 2014/2015 ini UGM menerima 9.133 mahasiswa baru untuk tingkat sarjana dan diploma. Selama sepekan, mereka menjalani masa orientasi mahasiswa baru. Pembukaan Osmaru juga dilakukan di halaman GSP.
Sebelumnya, Direktur Akademik UGM, Sri Peni Wastutiningsih mengatakan, jumlah peminat masuk UGM tahun 2014 meningkat cukup signifikan. Dari 263.831 pendaftar pada tahun 2013 menjadi 295.395 yang tersebar di 68 program studi S1. Peningkatan jumlah pendaftar dengan sendirinya diikuti makin ketatnya angka selektivitas mahasiswa baru Kampus Biru. Dari rata-rata 1:33,5 di tahun 2013 menjadi 1:37,5 di tahun 2014.
"Pada program diploma juga terjadi peningkatan jumlah pendaftar yaitu 19.782 pendaftar ditahun 2013 maka di tahun 2014 menjadi 25.480 pendaftar. Tingkat selektivitas pun menjadi ketat dari 1:5,6 menjadi 1:7,2", kata Sri Peni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sukoharjo tetapkan siaga darurat kekeringan dan kebakaran hingga November 2026. Tiga kecamatan rawan krisis air.
Paus Leo XIV memulai kunjungan sepekan ke Spanyol dengan agenda migrasi, perdamaian, dialog, dan bertemu para migran di Canary.
Retribusi pantai barat Bantul turun menjadi Rp5.000. Pelaku wisata Pantai Depok khawatir kunjungan wisatawan dan omzet pedagang menurun.
WBA mewajibkan Anthony Cacace mempertahankan gelar kelas super bulu melawan Elnur Samedov sebelum 14 Juli 2026.
Bocoran iOS 27 menyebut iPhone 11 series dan iPhone SE 2020 tidak lagi mendapat pembaruan. Apple akan mengumumkannya di WWDC 2026.
Menaker Yassierli menegaskan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kini mencapai 47,2 juta pekerja.