Advertisement
PILRES 2014 : 80 Kejanggalan yang Ditemukan KPU DIY Dijamin Tak Pengaruhi Suara

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY menyelidiki 80 salinan formulir C1 janggal yang ditemukan di website KPU. C1 bermasalah tersebut hampir semuanya dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Gunungkidul.
Komisioner KPU DIY Divisi Umum dan Logistik, Guno Tri Tjahyoko mengungkapkan sebanyak 80 C1 janggal itu rata-rata karena salah penjumlahan perolehan suara. Namun dia menjamin kesalahan tersebut tidak akan mempengaruhi perolehan suara calon presiden nomor urut satu maupun calon presiden nomor urut dua. Guno mengaku sudah menelusuri kejanggalan tersebut, salah satunya di TPS Ngeposari, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul. Diakuinya kesalahan itu tidak ada unsur kesengajaan dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Advertisement
“Mungkin karena faktor ngantuk dan SDM [sumber daya manusia] yang kurang teliti,” kata Guno, Selasa (15/7/2014).
Kesalahan penjumlahan itu dalam C1 yang diunggah KPU itu, lanjut Guno, tidak akan mempengaruhi karena kebenaran sahnya ada di C1 berhologram dan C1 plano yang diketahui oleh banyak orang ditandatangani oleh saksi kedua tim pemenangan calon presiden dan wakil presiden. Guno menambahkan, proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan sebagian besar sudah selesai dilakukan.
“Masih ada beberapa yang belum dan masih ada waktu hari ini [kemarin] terakhir,” kata Guno.
Anggota KPU Gunungkidul Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan Umum Ahmadi Ruslan Hani membenarkan adanya kejanggalan tersebut. Namun, ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena form C1 yang diunggah hanyalah salinan dari yang berhologram.
“Namanya juga menyalin, bisa salah. Mungkin karena faktor kelelahan. Itu manusiawi,” ungkap dia.
Hani menambahkan sebelum pelaksanaan pemilihan ada surat edaran dari KPU Pusat mengenai hasil scan form C1 yang dikirim apa adanya. Tujuannya untuk transparansi kepada masyarakat. Namun pada proses penyalinan bisa saja terjadi kesalahan.
“Untuk kasus di Ngeposari, Semanu yang formnya kosong, kami kira itu adalah kelalaian dari petugas,” imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Satgas Koperasi Merah Putih Resmi Dibentuk, Zulkifli Hasan Jabat Ketua
- Selain GBK, Hotel Sultan hingga TMII Juga Bakal Dikelola Danantara
- Puluhan Warga Badui Digigit Ular Berbisa, 2 Meninggal Dunia
- Aduan Konten Judi Online Mencapai 1,3 Juta
- Tunjangan Guru Non ASN pada RA dan Madrasah Cair Juni 2025, Segini Besarannya
Advertisement

Pospit Pakem Kini Jadi Rumah Kedua Penggemar Olahraga Sepeda di Jogja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Selain GBK, Hotel Sultan hingga TMII Juga Bakal Dikelola Danantara
- Pemerintah Indonesia Diminta Jadi Juru Damai Konflik India dan Pakistan
- Pembangunan Sekolah Rakyat Ditargetkan Rampung Sebanyak 135 Lokasi pada 2026
- Satgas Koperasi Merah Putih Resmi Dibentuk, Zulkifli Hasan Jabat Ketua
- KPK Sebut Nomor Ponsel Hasto Kristiyanto Ternyata Bernama Sri Rejeki Hastomo, Ini Komentarnya
- KPU Tetapkan Istri Mendes PDT Sebagai Bupati Serang Hasil PSU
- Pelaku Usaha Ingin Penerbangan Langsung ke Bandara Ahmad Yani Segera Dibuka
Advertisement