Advertisement
PILRES 2014 : Lindungi Prabowo, PKS Terjunkan 20.000 Relawan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wilayah DIY menerjunkan 20.000 relawan PKS ke rumah-rumah warga untuk mengkampanyekan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 1. Upaya tersebut sekaligus menangkal “serangan” kepada Prabowo Subianto yang akhir-akhir ini gencar.
PKS menganggap serangan yang dilakukan lawan politik Prabowo sudah meresahkan. Isu penculikan aktivis 1998 masuk ranah hukum militer dan harus diselesaikan di internal sesuai mekanisme militer.
Advertisement
“Tidak perlu dibawa ke ranah politik,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sukamto di Warung Makan Cimoll Jalan Ipda Tut Harsono, Jumat (20/6/2014)
Menurut Sukamto, saat ini persaingan pemilihan presiden, bukan saatnya lagi mengungkit-ungkit masa lalu. Prabowo, kata Sukamto, pada 2009 lalu digandeng menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri. Kendati demikian, Sukamto menyerahkan persoalan personal prabowo kepada tim Prabowo yang mengetahui persis persoalan mantan Komandan Jenderal Kopassus tersebut.
“PKS DIY akan mengerahkan 20.000 kader lakukan kampanye door to door.” Kata Sukamto.
Sekretaris DPW PKS DIY Zuhrif Hudaya mengungkapkan model kampanye door to door yang dilakukan PKS adalah model kampanye yang menjadi ciri khas dan keunggulan PKS. Dengan model tersebut juga bisa menangkal isu-isu negatif yang selama ini digencarkan lawan politik Prabowo-Hatta.
“Dengan kampanye door to door melalui relawan ini bisa mencegah isu negatif tentang Prabowo,” ujar Zuhrif
Ditambahkan Zuhrif, PKS juga sudah menyiapkan ribuan kader untuk menjadi saksi sebagai upaya mengantisipasi kecurangan saat pencoblosan hingga penghitungan suara. Pola saksi yang diterapkan adalah saksi berlapis baik di Tempat Pemungutan Suara (TPS), PPS, PPK sampai di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten dan Kota.
“Kami komitmen akan mengawal suara secara ketat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kecurangan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
Advertisement
2.666 PBI Nonaktif Jogja Ajukan Reaktivasi BPJS Kesehatan
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- 14.597 PBI JK APBN di Kulonprogo Dinonaktifkan, Jalur APBD Jadi Solusi
- Padat Karya Sleman 2026 Anggarkan Rp19,1 Miliar, Serap 5.024 Pekerja
- Indonesia Kirim Tiga Wakil ke German Open 2026 Jelang Tur Eropa
- Indonesia Bidik Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
- Dinar Candy Tunda Tampil di Malang, Hormati Peringatan 1 Abad NU
- Indonesia Lolos ke Putaran Final Davis Cup 2026
- Mobil Listrik Perdana Karya Siswa SMKN 2 Wonosari Tampil di Smakadano
Advertisement
Advertisement



