NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Harianjogja.com, BENGKULU—Latifah Maurinta Wigati, mendapat penghargaan sebagai penulis muda terbaik oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS). Dengan segala keterbatasannya, Latifa yang tuna netra tersebut mengalahkan ratusan nominasi penulis muda dari seluruh Indonesia.
Pemberian penghargaan kepada Latifa diberikan oleh Ketua SPSI sekaligus Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam forum Indonesia Print Media Award (IPMA) 2014 di Bengkulu, Sabtu (8/2). Dahlan tampak tak mampu menahan kekagumannya kepada gadis tersebut.
”Bagaimana bisa Anda menulis dengan baik dengan kelemahan Anda miliki,” tanya Dahlan di atas panggung.
Dengan tenang Latifa menjawab bahwa dalam kondisinya seperti sekarang ini tidak ada yang tidak mungkin dia lakukan. "Selagi ada niat, apapun bisa dikerjakan untuk mampu membuat karya terbaik,” katanya.
Dahlan tak henti-hentinya menggandeng Latifa. Bahkan sejak beranjak dari tempat duduk, naik ke panggung dan turun kembali, Dahlan terus menggandeng tangannya. Beberapa kali pimpinan Jawa Pos Grup tersebut juga merangkul gadis tersebut.
Latifa juga mengakui dirinya mendapat banyak insipirasi dari tulisan orang lain. ”Salah satunya saya banyak membaca tulisan Pak Dahlan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Lomba wiru jarik dan permainan dakon digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Sleman, Senin (31/8/2026).
PSIM Jogja menghadirkan season pass untuk 17 laga kandang Super League 2026/2027, dengan harga mulai Rp925.000.
FKPDAS DIY mendorong penyelesaian Pergub Insentif DAS tahun ini untuk memperkuat konservasi dan hubungan hulu-hilir.
Konservasi di Indonesia dinilai masih meminggirkan masyarakat adat. Isu ini dibahas dalam Peoples’ Conservation Summit 2026 di Jogja.