Advertisement
Nilai UN Jadi Pertimbangan Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Mulai 2014, nilai Ujian Nasional (UN) untuk siswa SMA/SMK menjadi salah satu pertimbangan untuk dapat diterima sebagai mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji, aturan baru tersebut diterapkan karena ada pelibatan PTN dalam menyusun soal-soal UN SMA/SMK.
Advertisement
"Aturan baru tersebut erat kaitannya dengan penyusunan soal UN SMA/SMK di mana, prosedur operasional standar UN selain memuat soal-soal evaluatif juga terdapat soal-soal prediktif. Nah, soal prediktif ini mewakili ujian masuk PTN," ujar Aji di kantornya, Senin (23/12/2013).
Sesuai Prosedur Operasional Standar (POS) UN, katanya, ada perbedaan bentuk soal UN 2014 bagi siswa-siswi SMA/SMK dibandingkan UN sebelumnya. Bila bentuk soal ujian penerimaan mahasiswa baru PTN selama ini hanya evaluatif, tahun depan disisipi juga soal- soal prediktif.
Jenis soal tersebut memiliki kemiripan dengan soal ujian mahasiswa baru PTN. Soal-soal UN tersebut tetap dibuat oleh pusat.
"Meski prediktif, soal akan tetap berupa pilihan ganda. Ini sengaja dibuat karena mulai tahun depan, nilai UN menjadi salah satu pertimbangan seorang siswa diterima di PTN," paparnya.
Aji mengatakan, sosialisasi pelaksanaan UN sekaligus ujian PTN akan dilaksanakan pada akhir Desember 2013 di tiap sekolah di DIY.
Untuk pelaksanaan UN SMP tidak ada perubahan, sementara untuk UN SD diserahkan kepada masing-masing daerah.
"DIY tetap melaksanakan UN SD dengan nama baru. Yakni, ujian sekolah (US) atau ujian madrasah (UM) Daerah. Kami segera melakukan persiapan," sambung Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement
Advertisement




