Kebakaran Pasar Modern BSB Semarang, 179 Kios Terdampak
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Kapal tenggelam/Ilustrasi-Antara
Harianjogja.com, SUMENEP - Kecelakaan Kapal Motor Arim Jaya di sekitar perairan Giliyang, Sumenep, Jawa Timur, menyebabkan 17 orang korban yang meninggal dunia, menurut data kepolisian setempat, Selasa (18/6/2019).
"Jumlah ini termasuk dua orang yang sudah diketahui meninggal dunia pada hari H kejadian kemarin," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.
"Ini merupakan data terbaru tim lapangan hingga sekitar pukul 11.00 WIB tadi," Widiarti menjelaskan.
Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan jumlah korban yang meninggal dunia dalam musibah tenggelamnya kapal tersebut 15 orang.
Barung mengatakan penumpang Kapal Motor Arim Jaya menurut informasi 50 orang lebih, 39 di antaranya yang selamat.
Sementara menurut data Humas Polres Sumenep, penumpang kapal itu total 61 orang dan dari jumlah tersebut 39 orang di antaranya selamat, 17 orang meninggal dunia dan lima orang masih dinyatakan hilang.
Hingga Selasa siang, tim gabungan yang meliputi personel Basarnas, Polair, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan nelayan setempat masih mencari lima penumpang kapal yang belum ditemukan.
KM Arim Jaya diketahui berangkat dari Pulau Guwa Guwa, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Senin (17/6) sekitar pukul 07.00 WIB pagi menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Kapal kayu berukuran tiga GT itu dilaporkan terguling setelah kena hantaman ombak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.