Viral Fenomena Rojali dan Rohana, Ini Respons Bank Indonesia
Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta buka suara soal ramainya fenomena Rombongan Jarang Beli (Rojali) dan Rombongan Hanya Nanya (Rohana).
Kawat berduri terpasang di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (11/6/2019)./ANTARA-Rivan Awal Lingga
Harianjogja.com, JAKARTA -- Jelang sudang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum menyiapkan dokumen jawaban.
Anggota KPU RI Hasyim Asy\'ari mengatakan dokumen jawaban akan dilengkapi dengan dokumen alat bukti yang jumlahnya cukup banyak.
"Masing-masing 34 KPU Provinsi akan menyerahkan 8 kontainer. Jadi akan diserahkan dokumen alat bukti sebanyak 272 kontainer," katanya, Rabu (12/6/2019).
Dia menuturkan tiap kontainer memiliki ukuran panjang 60cm x lebar 40cm x tinggi 40cm dengan total volume 96.000 cm3.
Dengan demikian, 272 kontainer dikali 96.000 cm3 sama dengan 26.112.000 cm3 atau setara dengan 26.112 m3 (volume 26.112 kubik).
"Ini menunjukkan keseriusan KPU dalam mempersiapkan dan menghadapi gugatan PHPU Pilpres 2019 di MK," jelasnya.
KPU RI dan Bawaslu RI dijadwalkan mendatangi kantor MK untuk menyerahkan barang bukti dan dokumen administrasi pada Rabu siang (12/6/2019).
Seperti diketahui, Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah menyerahkan revisi dokumen gugatan ke MK pada Senin (10/6/2019). Rencananya sidang perdana atau pembukaan PHPU Pilpres 2019 akan dimulai Jumat (14/6/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta buka suara soal ramainya fenomena Rombongan Jarang Beli (Rojali) dan Rombongan Hanya Nanya (Rohana).
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.