Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar 2026 karena Situasi Timur Tengah
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Agar lolos seleksi SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau Menristekdikti, Mohamad Nasir mengatakan bahwa salah satu syaratnya adalah harus sesuai dengan nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer).
"Melalui SBMPTN ini, mudah-mudahan siswa mendaftar ke PTN [Perguruan Tinggi Negeri] sesuai dengan kemampuan atau nilai UTBK yang diraihnya," ujar Nasir di Jakarta, Senin (10/6/2019).
Dengan nilai UTBK, kata Nasir, siswa dapat menilai sendiri kemampuannya dan mengurangi tingkat kegagalan siswa dalam SBMPTN. Sebab, menurut Nasir, dengan sistem baru ini juga memastikan siswa masuk ke program studi maupun PTN yang sesuai dengan kemampuan anak.
Nasir berharap siswa bisa memilih program studi maupun PTN yang sesuai dengan keinginan dan diminati. Tidak lagi memilih atas keinginan yang tidak sesuai dengan kemampuan siswa.
Untuk tingkat kelulusan, kata dia, diambil nilai teratas berdasarkan jumlah kuota. Misalkan di PTN A kuota 20 untuk SBMPTN, maka yang diambil adalah 20 nilai teratas.
"Kalau nilai terendah 90, maka yang nilainya 80 atau 75 tidak akan diterima," kata Menteri Nasir.
Bagi siswa yang tidak lulus SBMPTN, masih bisa mengikuti ujian mandiri yang diselenggarakan masing-masing PTN. Pendaftaran SBMPTN 2019 dimulai tanggal 10 Juni 2019 jam 13.00 WIB dan berakhir pada 24 Juni 2019. Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id.
Nasir juga menyarankan calon mahasiswa mempelajari betul profil PTN sebelum mendaftar SBMPTN.
"Siswa jangan langsung mendaftar, tapi pelajari dulu profil PTN, daya tampungnya berapa dan berapa yang mendaftar tahun sebelumnya. Setelah itu disesuaikan dengan nilai UTBK baru mendaftar SBMPTN".
Profil PTN maupun jumlah tampung bisa diakses melalui laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id. Informasi di laman itu bisa digunakan calon peserta SBMPTN sebagai bahan pertimbangan sebelum mendaftar SBMPTN di PTN tujuan.
Melalui laman tersebut, siswa bisa melihat sebaran peminat dalam tiga tahun terakhir dan daya tampung. Juga terdapat statistik sekolah asal peminat. SBMPTN dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada hari dan jam yang sama.
Kemenristekdikti mengklaim pelaksanaan UTBK dapat menelusuri minat dan bakat siswa atau calon peserta, sehingga tidak terjadi lagi kasus mahasiswa yang salah ambil program studi atau jurusan.
"Kami harapkan kepada para calon pendaftar agar memperhatikan secara teliti dan cermat semua ketentuan persyaratan dan tahapan pendaftaran SBMPTN 2019 yang dapat dilihat pada laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id," ujar Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi, Ravik Karsidi.
Berdasarkan Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi No.60/2018. disebutkan bahwa kuota setiap program studi yang disediakan untuk calon mahasiswa baru lewat SBMPTN ditetapkan paling sedikit 40% dari daya tampung program studi di PTN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 di MPP, SIM Keliling SCH, dan SIMMADE beserta jam layanan serta persyaratannya.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.