Kulonprogo Genjot Investasi, Siapkan Lahan dan Perizinan
Pemkab Kulonprogo perkuat iklim investasi melalui layanan perizinan terintegrasi OSS-RBA dan penyediaan data potensi daerah.
Ilustrasi Wuling Cortez/Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, TIONGKOK--Sebuah perusahaan di Tiongkok mengimbau seluruh karyawannya untuk memboikot produk Amerika Serikat (AS). Hal ini merupakan dampak dari boikot perdagangan dan pengetatan tarif yang dilakukan pemerintahan Donald Trump terhadap China.
Perusahaan yang tidak disebutkan namanya ini mengeluarkan himbauan kepada seluruh karyawan pasca surat kabar pemerintah Tiongkok, meminta masyarakat China untuk melakukan perang rakyat dengan Amerika Serikat.
“Untuk membantu negara kita memenangkan perang ini, otoritas perusahaan telah memutuskan bahwa semua karyawan harus segera berhenti membeli dan menggunakan produk-produk Amerika,” demikian isi surat perusahaan yang tak disebutkan namanya tersebut, dikutip dari Reuters.
“Karyawan dilarang membeli atau menggunakan iPhone; sebagai gantinya, karyawan disarankan untuk menggunakan telepon seluler buatan Tiongkok, seperti Huawei,” lanjut pernyataan itu.
Tidak berhenti sampai di situ, imbauan juga membatasi para karyawan untuk urusan kepemilikan kendaraan. Karyawan dianjurkan untuk membeli kendaraan 100% buatan China.
Dalam hal ini, memang terdapat beberepa perusahaan otomotif asal AS yang melakukan investasi di Tiongkok. Nama seperti Ford bahkan telah bermitra dengan Changan Automobile, kemudian ada General Motors bekerja sama dengan SAIC dan Wuling.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemkab Kulonprogo perkuat iklim investasi melalui layanan perizinan terintegrasi OSS-RBA dan penyediaan data potensi daerah.
Karyawan konveksi di Sewon, Bantul, ditangkap usai mencuri uang majikan Rp2,55 juta. Polisi menyebut uang hasil curian dipakai untuk bermain.
AHY membekali Taruna Akmil soal tantangan global, geopolitik, ekonomi, dan pembangunan jelang pelantikan oleh Presiden Prabowo.
BPOM menegaskan regulasi adaptif penting untuk mempercepat hilirisasi inovasi bioteknologi dan memperkuat daya saing industri farmasi.
Bulog mengusulkan beras SPHP premium bermerek Beras Kita untuk menekan kenaikan harga beras premium dan menjaga stabilitas pangan nasional.
Prabowo mengungkap ada pihak yang menolak B50 karena dinilai ingin Indonesia tetap impor BBM. B50 disebut hemat devisa hingga Rp170 triliun.