PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Ilustrasi kecelakaan/Ist
Harianjogja.com, SEMARANG--Kecelakaan yang melibatkan dua mobil di KM 407 ruas Tol Batang-Semarang, di Kabupaten Batang menewaskan satu orang, pada Jumat (31/5/2019).
Direktur Utama PT Jasa Marga Batang Semarang, Arie Irianto, membenarkan kejadian nahas pada pagi hari tersebut. Ia menjelaskan kejadian tersebut bermula ketika sebuah Daihatsu Xenia sedang berhenti di bahu jalan. "Diperkirakan pengendaranya sedang beristirahat," katanya.
Mobil tersebut, kata dia, ditabrak oleh sebuah Honda CRV dari belakang. "Kemungkinan mengantuk sehingga menabrak mobil yang sedang berhenti," tambahnya.
Menurut dia, kejadian tersebut tidak sampai menyebabkan arus kendaraan tersendat. Ia mengatakan petugas sudah langsung mengevakuasi kendaraan serta korban dalam kejadian itu.
Ia mengimbau para pemudik untuk memerhatikan kondisi fisik mereka ketika mudik. "Kondisi fisik harus fit. Kondisi kendaraan, seperti ban juga bisa menyebabkan hal yang fatal karena cuaca yang panas," katanya.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Agus Triatmaja membenarkan satu korban tewas dalam kejadian tersebut. "Ditabrak dari belakang, Xenia oleh CRV," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.