Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Pasangan bakal Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berkunjung ke kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/8/2018)./Suara.com-Yasea
Harianjogja.com, JAKARTA- Wapres Jusuf Kalla dipastikan telah bertemu dengan capres Prabowo Subianto.
Kabar akan pertemuan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat berhembus. Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Maher Algadri membenarkan kabar tersebut.
Maher menceritakan, Prabowo dengan Jusuf Kalla melakukan pertemuan pada Kamis (23/5/2019). Namun Maher tidak menyebut di mana lokasi keduanya bertemu. Hanya saja, Maher menyatakan, apabila Prabowo dan Jusuf Kalla melangsungkan sebuah obrolan dan bertukar pikiran.
"Benar. Ya biasa komunikasi, tukar pikiran," kata Maher di depan kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (23/5/2019) malam.
Maher menjelaskan, bahwa pertemuan itu dilakukan atas dasar permintaan dari berbagai pihak melihat kondisi masyarakat saat ini. Maher menyebut Prabowo dihubungi oleh sejumlah pihak baik dari orang pemerintah dan non pemerintah.
Akan tetapi, Maher menegaskan kalau pertemuan itu bukan bertujuan untuk mengambil satu keputusan. Hal itu diungkapkan Maher lantaran melihat keduanya berasal dari kubu politik yang berbeda.
"Semua orang dalam keadaan kayak begini risau. Telepon, menelpon terjadi antara banyak orang," kata Maher.
"Bukan untuk mengambil suatu keputusan dan nggak bisa ngambil keputusan. Itu ada dua kubu yang jelas berbeda dalam kepentingan politik, ya dalam pemilu ini," sambungnya.
Perihal tukar pikiran yang sempat diucapkan Maher, ialah untuk mengencerkan panasnya suasana politik usai Pemilu 2019. Sebagai sosok demokrat, Prabowo disebut Maher pasti akan menempuh jalur komunikasi untuk memastikan seluruhnya akan selesai dalam kondisi yang baik.
"Kalau nggak kita stagnasi cuma ngotot pihaknya masing-masing. Pak Prabowo seorang demokrat, memang dia dibesarkan di alam barat. Komunikasi bagi dia penting. Jadi semua diselesaikan baik-baik," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
SNTL 2026 mempertemukan akademisi, pemerintah, industri, dan mitra untuk membahas teknologi dan manajemen lingkungan berkelanjutan.
Malaysia menang 6-0 atas Singapura, tetapi gagal ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh.
Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup. Mitchell Baker mencetak lima gol dalam pesta gol Garuda.
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.