Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Warga menunjukkan selongsong peluru yang ditemukan di lokasi bentrok antara polisi dan massa aksi di Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (22/5/2019). /Ist-Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya belum bisa memastikan jumlah korban dalam kerusuhan pada Selasa (21/5/2019) malam hingga Rabu pagi.
"Saya belum dapat informasi, nanti saya cek," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Petamburan, Jakarta, Rabu (22/5/2019).
Argo juga memastikan Asrama Brimob Petamburan dalam kondisi aman.
"Kebakaran yang terjadi di halaman parkir, bukan di gedung asrama," kata Argo.
Saat ini kepolisian, kata dia, masih mendata total kerusakan di lokasi tersebut.
Argo mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi informasi, gambar maupun video soal kerusuhan 22 Mei yang banyak beredar di media sosial. "Harus disaring dahulu kebenarannya," kata Argo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.