Pemutihan Denda PBB Klaten 2026, Bayar Pokok Saja hingga 31 Desember
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Band indie Polka Wars/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA- Front Pembela Islam (FPI) diduga tengah memburu band indie Polka Wars.
Band indie Polka Wars tiba-tiba menjadi pembicaraan warganet, gara-gara sedang dicari oleh organisasi masyarakat FPI.
Bahkan, FPI besutan Rizieq Shihab itu sampai mencari alamat markas grup musik tersebut.
Pencarian ormas FPI tersebut bermula saat band yang digawangi oleh Karaeng Adji dan kawan-kawan itu mengunggah gambar hasil editan mengenai temuan NASA di Planet Mars.
Dalam unggahan melalui akun Twitter @polkawars itu tertulis, "Houston, @NASA we got problem," tulis Polka Wars seperti dikutip, Sabtu (18/5/2019).
Dalam unggahannya itu, tampak tangkapan layar portal berita CNN yang telah diedit dan tertulis "NASA find primitive life form on Mars".
Dalam gambar tersebut tampak seorang pria mengenakan jubah putih dan sorban berwarna putih.
Banyak warganet yang mengira, sosok pria yang ada di dalam gambar tersebut merupakan pentolan FPI Rizieq Shihab.
Seusai mengunggah foto itu, tak lama kemudian akun Twitter @ormas_FPI mengunggah ulang foto tersebut dan mencari alamat Polka Wars.
"Ada yang tahu dimana tempat mereka?" tanya akun @ormas_FPI.
Akun band indie Polka Wars itu justru membalas pertanyaan ormas FPI. Akun tersebut bahkan memberikan alamat jelas lengkap dengan patokan lokasi markas band tersebut.
"Jl RS Fatmawati No.49 RT 7 / RW 1. Pos satpam ijo," balas Polka Wars.
Cuitan Polka Wars yang berujung dicari oleh ormas FPI ini mendadak viral di media sosial dan menjadi perbincangan warganet.
Banyak warganet yang justru memberikan komentar lucu menanggapi sikap FPI yang langsung mencari markas Polka Wars.
"Cepetan ciduk mereka bib!!! Keburu mereka menetap di Arab kan susah pulanginnya," ujar @rafifkwren2.
"Mau collab bikin single religi ya min," kata @hiutapir.
"Sok atuh buru grebek. Ini udah ada alamat lengkapnya. jangan nunggu ramean aja. Apa mau nunggu buka? Siang mah panas ya mang," ungkap @raputpamungkas.
"Ditunggu album barengnya," tutur @imam_ayranus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemkab Klaten hapus denda PBB 2020-2025. Warga cukup bayar pokok pajak hingga 31 Desember 2026.
Renovasi Mandala Krida dikaji UGM selama 5 bulan. Tribun timur yang bergoyang jadi sorotan, Pemda DIY diminta hati-hati.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.