Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, BANDA ACEH- Aparat kepolisian dari Polsek Johan Pahlawan bersama prajurit TNI Kodim 0105/Aceh Barat akhirnya menangkap seorang pria misterius yang diduga kuat melakukan aksi teror saat tadarusan dan perusak mikrofon di Masjid Nurul Arifin, Gampong (Desa) Lapang, Meulaboh, Aceh.
Informasi dihimpun dari lokasi penangkapan di Desa Lapang, Meulaboh, Rabu, pelaku dugaan aksi teror dan perusakan yang diamankan polisi tersebut bernama Novan Saputra (26), warga desa setempat.
Pria misterius ini ditangkap, setelah polisi melakukan penyelidikan dan mendapatkan laporan dari masyarakat tentang ciri-ciri pelaku yang membawa senjata tajam jenis parang atau golok.
Ketika pelaku beraksi, tadarusan sedang berkumandang melalui pengeras suara di masjid oleh sejumlah masyarakat terpaksa berhenti, karena mereka ketakutan dengan aksi pelaku.
Informasi yang beredar, pelaku diduga marah karena suara tadarusan yang berasal dari TOA masjid terdengar keras sampai rumah pelaku, sehingga mengganggu waktu istirahatnya.
Kapolsek Johan Pahlawan Iptu Budi Eka Putra membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang pemuda diduga sebagai pelaku teror tadarusan dan perusak mikrofon di masjid.
"Pelaku masih kami periksa untuk dimintai keterangan," ujarnya pula.
Ia mengatakan, setelah pemeriksaan terhadap pelaku selesai dilakukan, polisi berencana langsung menggelar konferensi pers perkara ini di Mapolres Aceh Barat di Meulaboh.
Dia mengaku belum bisa memberi keterangan secara rinci. "Kami masih memintai keterangan terhadap pria yang diduga sebagai pelaku tunggal ini," katanya.
Sejumlah masyarakat yang sedang melaksanakan tadarusan di suatu masjid terpaksa lari kocar-kacir, setelah didatangi seorang pria tak dikenal bersenjata tajam di Gampong (Desa) Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Minggu (12/5), sekitar pukul 03.00 WIB.
Informasi dikumpulkan, pria yang tak dikenal tersebut masuk ke dalam masjid menggunakan sepatu bot, satu unit senter terikat di bagian kepala, dan menggenggam sebilah parang di salah satu lengannya.
Sejumlah peserta tadarusan yang mengetahui kedatangan pria tak dikenal ini, langsung berlarian untuk menyelamatkan diri, di antaranya dengan bersembunyi. Beruntung semuanya selamat, dan luput dari serangan pria yang tak dikenal ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)