Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (16/10/2018). /Suara.com-Agung Sandy Lesmana
Harianjogja.com, JAKARTA- Alasan Prabowo Subianto menulis surat wasiat baru-baru ini diklaim karena situasi saat ini sedang genting.
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak membicarakan soal surat wasiat yang hendak ditulis Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Dahnil mengatakan alasan Prabowo menulis surat wasiat tersebut dikarenakan berada dalam kondisi genting. Dia mengklaim isi dari wasiat tersebut merupakan ungkapan Prabowo yang akan terus berjuang bersama rakyat. Hal itu dilandasi oleh ketakutan para pendukungnya kalau Prabowo akan bersikap yang sama dengan Pemilu 2014. Saat itu Prabowo seolah membiarkan kekalahan sambil bersikap husnuzan.
"Itu disampaikan terus menerus kepada Pak Prabowo. Nah akhirnya Pak Prabowo ingin menyampaikan pesan bahwasanya saya akan terus memperjuangkan keadilan, akan terus memperjuangkan kedaulatan," kata Dahnil di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).
"Termasuk melalui wasiat itu kalau terjadi apa-apa terhadap saya, saya ingin catatan bahwasanya saya tetap bersama rakyat," sambungnya.
Dahnil juga menyampaikan bahwasanya Prabowo kini tengah dalam posisi menghadap kegentingan. Kegentingan yang dimaksud ialah Prabowo saat ini harus menghadapi beragam ketidakadilan pada Pemilihan Presiden 2019.
"Iya memang sedang genting. Hukum kita diinterprestasi, ada ketidakadilan, macam-macam. Memang genting," ujarnya.
Surat wasiat sendiri identik dengan kematian lantaran ditulis oleh seseorang untuk menentukan siapa yang akan mengurusi hartanya apabila dirinya meninggal dunia. Menanggapi hal tersebut, Dahnil mengatakan bahwa surat wasiat Prabowo juga menyinggung kematian.
"Demokrasi kita mati," tandasnya.
Sebelumnya, Prabowo mengklaim akan membuat wasiat sepulangnya dari acara pemaparan kecurangan pemilu versi tim suksesnya di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019).
"Saudara-saudara sekalian, setelah ini, sore hari ini, saya ke Kertanegara. Saya akan kumpulkan ahli hukum, saya akan membuat surat wasiat saya," ujar Prabowo dalam pidatonya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Persib Bandung hanya butuh satu poin lawan Persijap untuk kunci gelar BRI Super League 2026 di tengah tekanan Borneo FC.