Polda Minta Sahur on the Road Dikurangi, Kalau Bisa Ditiadakan

Uli Febriarni
Uli Febriarni Senin, 06 Mei 2019 19:42 WIB
Polda Minta Sahur on the Road Dikurangi, Kalau Bisa Ditiadakan

ilustrasi/Reuters-Ina Fassbender

Harianjogja.com, JOGJA—Wakapolda DIY Brigjend Pol. Bimo Anggoro Seno meminta masyarakat mengurangi sahur on the road selama Ramadan 2019.

“Syukur-syukur tidak ada [sahur on the road]. Kita sama-sama menjaga karena malam hari termasuk rawan,” kata dia, Senin (6/5/2019)

Ia menuturkan situasi dan kondisi di Jogja menjelang Ramadan tergolong kondusif, berbeda jauh dengan masa-masa sebelumnya ketika masih terdengar klithih.
“Belajar dari pengalaman yang lalu, sebisa mungkin dikurangi [kegiatan sahur on the road],” ucapnya.

Bimo menambahkan imbauan ini muncul sebagai bentuk pencegahan terjadinya kekerasan yang pernah menimpa seorang warga di Kota Jogja saat sahur on the road pada Ramadan 2018.

Ia menekankan pada prinsipnya jajaran kepolisian selalu siap mengamankan aktivitas dan kegiatan masyarakat. Imbauan mengurangi sahur on the road sebetulnya sudah disampaikan oleh Kapolresta Jogja lewat. Dia juga berharap, langkah itu diikuti oleh jajaran di wilayah lain, sebagai bentuk sinergi dan kebersamaan menjaga kamtibmas Selain imbauan mengurangi sahur on the road, Polda DIY akan melaksanakan operasi mencegah peredaran miras dan petasan.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online