Gerilyawan Taliban Serang Markas Polisi, 20 Terluka

Newswire
Newswire Senin, 06 Mei 2019 13:17 WIB
Gerilyawan Taliban Serang Markas Polisi, 20 Terluka

Ilustrasi seorang bocah terlihat di puing-puing bangunan yang rusak di Douma, Ghouta Timur, di Damaskus, Suriah 21 Maret 2018./Reuters

Harianjogja.com, KABUL--Sedikitnya 20 orang cedera setelah seorang gerilyawan Taliban pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di markas pusat kepolisian di kota Pul-e-Khumri, Afghanistan bagian utara, menurut pejabat Afghanistan dan Taliban, Minggu (5/5/2019).

Sejumlah petempur Taliban membawa senjata memasuki markas kepolisian setelah ledakan dan menembak petugas keamanan di tempat tersebut.

"Bentrokan tidak berhenti. Sebanyak 20 orang terluka dan dibawa ke rumah sakit dari tempat ledakan," kata Assadullah Shahbaz, anggota Dewan Provinsi Baghlan. Ia menambahkan bahwa mereka segera mengirim petugas dari provinsi tetangga.

Taliban mengaku bertanggungjawab atas "ledakan besar" dan bentrokan dengan pasukan Afghanistan. "Sejumlah petempur Taliban yang lain sekarang sedang bentrok dengan pasukan Afghanistan," kata jJru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid.

Nasrat Rahimi, seorang juru bicara pada Kementerian Dalam Negeri di Kabul, mengatakan pasukan Afghanistan menundukkan seorang petempur yang mencoba memasuki markas kepolisian, namun sejumlah petempur lain merangsek ke kantor tersebut.

Taliban melakukan penyerangan ke kantor-kantor keamanan untuk mengacaukan polisi dan pasukan meskipun mereka mengadakan pembicaraan langsung dengan pejabat Amerika Serikat untuk mengakhiri perang di Afghanistan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online