Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri), Ketua KPU Arief Budiman (tengah) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). /Bisnis-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, TANGERANG SELATAN - Kubu Prabowo dan Jokowi di Tangerang Selatan, Banten akan bersatu dalam acara "Doa Anak Negeri.
Meski dinyatakan sebagai pemenang dalam hitungan Quick Qount, organ relawan Bravo Lima Tangerang selatan memilih merangkul organ relawan 02 yang menjadi rivalnya dalam pertarungan Pilpres 2019 dalam acara “Do’a Anak Negeri,” Yang akan digelar 1 Mei 2019 mendatang.
Inisiator acara, Yanny Irmella Selaku Ketua Divisi Perempuan Bravo Lima Tangsel mengatakan, pentingnya menyambung silaturahim di antara organ relawan baik 01 ataupun 02.
“Sudahilah pertarungan perdebatan karena perbedaan pilihan, kita berdoa bareng saja Untuk keselamatan bangsa Indonesia, itu lebih produktif dan lebih penting,” katanya.
Efek pilpres 2019 diakuinya memang sangat tajam perselisihan terjadi. “Wajar namanya demokrasi, tapi jangan keterusan dong. Tidak cerdas itu,” tandas Yanny ditemui selesai rapat koordinasi dengan organ relawan 02 di Tangerang Selatan.
Yang terpenting dilakukan hari ini menurutnya adalah merajut silaturahim yang boleh jadi menurutnya terganggu bahkan terputus efek Pilpres 2019.
“Ayo lah kita rajut kembali pertemanan persaudaraan yang kemarin agak terkotak. Ingat kita ini saudara, saudara satu negara tercinta Indonesia,” katanya.
Satu per satu organ relawan 02 di datanginya untuk ikut hadir dalam acara “doa anak Negeri” yang di gagasnya. “Baik responsnya, inilah indahnya Indonesia, kita boleh berbeda tapi disatukan oleh Pancasila,” kata Yanny berkisah.
Sebagai pemenang di quick count, yanny mengaku tidak perlu jumawa. “Kalah menerima kekalahan dewasa kita, menang jangan jumawa, jadi lah kita negarawan,” pesannya.
Soal hasil Resmi KPU, Yanny berpesan agar publik menerima keputusan konstitusional. “KPU kan memang penyelenggara Yang konstitusional, harus kita taati. Kalau ada komplain tudingan kecurangan, ada alurnya di MK. Kita patuhi konstitusilah,” tandasnya.
Rangkaian acara “doa anak negeri” rencananya Selain di ikuti organ relawan 01,02 bersama anak yatim di Tangsel, juga akan menghadirkan tokoh Sipil dan militer, TNI - Polri, para purnawirawan serta tokoh agama.
“Kita ingin damai, dan berharap pada pemimpin masa depan Indonesia lebih maju dan memberikan kesejahteraan bagi warganya,” tutup Yanny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137
Syarat membuat akta kematian meliputi surat kematian, KK, identitas pelapor, hingga formulir. Simak cara dan ketentuan pengurusannya.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.