Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Sejumlah anak bermain air saat banjir melanda permukiman di kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, Jum\'at (26/4/2019). Banjir akibat curah hujan yang tinggi di kawasan Bogor itu mengakibatkan ratusan rumah di enam RT Kelurahan Rawajati terendam hingga mencapai ketinggian empat meter dan sejumlah warga diungsikan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Harianjogja.com, JAKARTA--Sungai Cidepit perlu dinormalisasi dari hulu sampai hilir untuk mengurangi terjadi bencana banjir di DKI Jakarta. Hal ini disampaikan sejumlah aktivis lingkungan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Normalisasi Sungai Cidepit bukan hanya salah satu solusi mencegah banjir di Jakarta. Normalisasi sungai itu juga berarti memperbaiki sumber kehidupan pertanian di seluruh aliran Sungai Cidepit," kata Ahmad Fahir, Aktivis Lingkungan Peduli Sungai Cidepit di Bogor, Sabtu (27/4/2019).
Ia mengatakan, sejumlah aktivis lingkungan dari Kecamatan Kemang dan Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor telah menggelar pertemuan di Bumi Alam Paniisan, Desa Rancabungur, beberapa waktu lalu.
Pertemuan itu dilakukan untuk mendorong kolaborasi publik dalam menyelamatkan Sungai Cidepit. Gerakan penyelamatan Sungai Cidepit itu diharapkan bisa menggugah kesadaran kolektif publik untuk melakukan normalisasi Sungai Cidepit.
"Kerusakan Sungai Cidepit selama empat tahun terakhir ini menyengsarakan warga Kemang, Rancabungur hingga Ciseeng. Bukan hanya lahan pertanian yang kering, namun sumur-sumur warga untuk kebutuhan konsumsi juga ikut kering saat musim kemarau," kata dia.
Seharusnya, kata dia, keberadaan Sungai Cidepit itu dilindungi pemerintah, karena sungai itu berfungsi sebagai penopang utama mata pencaharian mayoritas masyarakat setempat.
Menurut dia, saat ini kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidepit terbilang cukup parah dan perlu tindakan penyelamatan.
"Kalau musim kering sumur pada kering dan harus digali hingga 25 meter akibat tidak adanya resapan air Cidepit," katanya.
Hari Suharlan dan Mubarok, penggiat lingkungan Desa Rancabungur, menambahkan, daerah aliran sungai itu terus mengalami penyempitan, karena terdesak oleh bangunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.