Ahmad Muzani Ditetapkan jadi Ketua MPR 2024-2029, Harta Kekayaannya Tercatat Rp59 Miliar
Politisi Partai Gerindra Ahmad Muzani secara resmi dilantik menjadi Ketua MPR RI periode 2024-2029. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra ini mencapai Rp59 mili
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Sudirman Said (kanan) saat akan memberikan Pidato Kebangsaan di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/21019). /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Kendati sebagian besar lembaga survei yang menggelar quick count pada saat Pilkada DKI dua tahun lalu juga menjadi penyelenggara pada Pilpres 2019, Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sudirman Said menerima hitung cepat (quick count) saat Pilkada DKI 2017, tetapi menolak hasil yang dikeluarkan lembaga survei pada Pilpres 2019.
"Ada perbedaan mendasar ketika pilkada dan pemilu nasional. Pertama, locusnya kan lebih terbatas dan kita melihat temuannya itu bisa lebih terpantau dan tidak ada tanda-tanda kecurangan sistemik dari awal," katanya, Senin (22/4/2019).
Menurut Sudirman, penyelenggaraan Pemilu 2010 rentan dengan tindak kecurangan, mulai dari soal DPT. Sekarang masyarakat juga mulai melihat betapa salahnya kebijakan kotak suara dengan kertas. Kena banjir hancur dan mudah dibakar. Bahkan, gembok dibuka dengan guntiing.
Dia juga menunjukkan adanya keterlibatan aparat di mana-mana, sehingga menjadikan suasana sekarang sebetulnya angka apapun wajib dicurigai sebagai hasil dari ketidakadilan.
"Nah, yang berhak punya kesempatan tidak fair siapa? Kan tidak mungkin penantang, kita tidak punya tangan, tak punya aparat, tak punya struktur. Jadi itu logis saja," ungkap mantan Menteri ESDM tersebut.
Apalagi, Sudirman mengatakan lembaga survei pernah salah total saat pilkada di Jawa Tengah, Jabar, bahkan DKI Jakarta. Dia juga menuding sebagian lembaga survei itu memang oleh banyak orang dikatakan bagian dari tim sukses.
"Insyaallah kita akan mencatat sejarah apabila kita bersama-sama bisa meluruskan jalannya sejarah bahwa pemilu ini tidak boleh dicurangi hanya karena ada orang yang ingin berkuasa dengan segala cara. Itu dosa sejarah yang sangat berat kalau itu sampai terjadi," kata Sudirman.
Seperti diketahui, Sejumlah lembaga survei telah merilis hasil quick count Pilpres 2019. Sejumlah hasil quick count menyebut bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma\'ruf Amin unggul dari paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan kisaran 54%-55% dan 46%-45%.
Adapun, jika menilik hasil quick count Pilkada DKI yang dirilis oleh Litbang Kompas, Polmark, LSI Denny JA dan SMRC menetapkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat kalah dengan skor 42%, sementara itu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno 58%. Hasil quick count itu tak berbeda jauh dengan hitungan manual KPU.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Politisi Partai Gerindra Ahmad Muzani secara resmi dilantik menjadi Ketua MPR RI periode 2024-2029. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra ini mencapai Rp59 mili
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hillstate Korea Selatan dan dijadwalkan debut di KOVO Cup serta V-League 2026/2027.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League 2025/2026, Van Gastel tetap turunkan skuad terbaik di dua laga sisa musim.
SMA Kolese De Britto bersama SMA Pangudi Luhur Yogyakarta sukses menghadirkan pementasan teater kolaboratif.
semangat Astra bahwa pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada terbukanya kesempatan untuk berkembang, tetapi melalui kontribusi dan dampak nyata