Kena Tilang Anda Bisa Minta SIM Diantar ke Rumah Pakai COD, Ini Caranya
Pelanggar perlu membuka laman tilang.kejaksaan.go.id untuk meminta layanan tilang COD.
Ketua Umum PSI Grace Natalie/Bisnis-Aziz R
Harianjogja.com, JAKARTA — Partai baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) gagal melaju ke DPR RI pada Pemilu 2019. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie masih optimistis walaupun partainya gagal melenggang ke Senayan.
Beberapa lembaga survei yang melakukan quick count menyebut suara PSI masih di bawah ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen, yaitu hanya di kisaran 2 persen suara nasional.
Namun, ternyata suara PSI moncer, Jakarta sebagai partai terbesar ke-4 dengan perolehan suara 7,9 persen (CSIS) hingga 8,1 persen (IndoBarometer) di belakang PDIP, PKS, dan Gerindra. Bahkan sanggup merebut suara terbanyak di beberapa TPS luar negeri.
"Walaupun kita kalah, tapi rasanya seperti menang, karena banyak yang telepon ke saya, ke pak Sekjen, untuk meneruskan perjuangan," ungkapnya selepas menghadiri pertemuan dengan petinggi TKN Jokowi-Ma\'ruf di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).
Menurut Grace, dukungan 2 persen suara nasional atau sekitar 3 juta penduduk sangat berarti bagi PSI yang berkampanye tanpa mengandalkan figur, tanpa politik agama, serta tanpa money politics.
Sebab itulah, apabila PSI benar-benar mendapatkan suara yang cukup banyak di DKI Jakarta, yang bahkan bisa saja mendapatkan salah satu kursi pimpinan DPRD, PSI akan menjaga semua amanah yang diharapkan para pemilih.
"Walaupun di tingkat provinsi, nanti yang PSI gagas adalah adanya transparansi pada kinerja dewan, dan itu bisa kita lakukan dengan kita akan merapikan aplikasi Solidaritas yang pernah kami luncurkan ke publik," jelas Grace.
"Semua anggota dewan wajib melapor setiap hari, rapat live, termasuk membahas peraturan daerah dan anggaran. Apalagi anggaran DKI yang jumlahnya fantastis Rp88 triliun," tambahnya.
Bukan hanya itu, aplikasi yang diusung PSI akan sanggup menampung aspirasi dan keluhan masyarakat untuk mendorong transparansi dan mengawasi kinerja anggota dewan.
"Jadi kita ingin membawa cara baru berpolitik. Supir grab dan gojek saja bisa kita nilai masa anggota dewan kita ngapain sehari-hari kita nggak tahu. Makanya ini akan menyenangkan," ujarnya.
"Kami tidak sabar menerapkan apa yang kita idam-idamkan, yaitu eksperimen politik yang ingin kita bawa. Kalau kita bisa bawa ini ke level DPRD nanti dan masyarakat bisa melihat cara kerja aplikasi ini, kami optimis sekali 2024 orang akan lebih banyak lagi masyarakat yang mendukung kami," tutup Grace.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pelanggar perlu membuka laman tilang.kejaksaan.go.id untuk meminta layanan tilang COD.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.