Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Kampanye Prabowo Subianto di Stadion Kridosono, Kota Jogja, Senin (8/4/2019)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA- Pernyataan soal "Tampang Boyolali" yang sempat viral karena dilontarkan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kini kembali ramai di jagat maya.
Paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dikabarkan menang total dalam Pilpres 2019 di TPS 02 Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Foto diduga dari hasil penghitungan surat suaranya telah viral di media sosial. Tampak paslon Jokowi-Maruf memenangkan 270 perolehan suara.
Sementara paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak mendapat suara sama sekali alias nol.
Banyak warganet kemudian mengungkit lagi \'tampang Boyolali\', yang sempat diucapkan Prabowo dan dianggap sebagai hinaan oleh beberapa orang.
"The Tampang Boyolali Effect!" komentar pengguna akun Twitter @adjieandro.
"Nah lo rasain tampang boyolali effect wkwk," tambah @Arfan_Januar.
"Balas dendam orang Boyolali, wajah ndeso," tulis @SGanjen.
Pengguna akun Facebook Mawarberduri6719 juga mengunggah foto tersebut, Rabu (17/4/2019), bersama dengan foto-foto formulir C1 lainnya yang menunjukkan kemenangan Jokowi-Maruf.
Berdasarkan unggahan tersebut, Jokowi-Maruf ternyata juga unggul 100 persen di TPS 09 Desa Selo, Kecamatan Selo.
"Kumpulan dari berbagai daerah. Lanjut Pak Jokowi. Apalagi yang tampang Boyolali sama sekali tak kasih 1 pun!" tulis si pengunggah sebagai keterangan.
Sebelumnya diberitakan, sebagian pidato Prabowo dalam pertemuan tim pemenangan di Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (30/10/2018) lalu menjadi kontoversi karena dianggap menghina warga Boyolali.
"...Dan saya yakin kalian enggak pernah masuk hotel-hotel tersebut, betul? Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini," ucap Prabowo dalam pidatonya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Kemendag memfasilitasi 1.021 UMKM lewat business matching dengan nilai transaksi US$333,68 juta atau Rp5,95 triliun hingga Juli 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi keduanya dalam mengembangkan potensi pariwisata desa berbasis komunitas.
OJK menunjuk Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan BMKS. Simak profil dan rekam jejaknya.
Polres Bantul mengungkap kecelakaan empat kendaraan di Jalan Jogja-Wonosari yang menewaskan pengemudi pikap.
Tarif Trans Jogja 2026 mulai Rp500 hingga Rp3.500. Simak cara pembayaran dan daftar 17 rute Trans Jogja lengkap di sini.