Duh! Meski Belum Mapan, Rerata Gen Z Utang Pinjol Rp5,1 Juta
Jargon menggenjot inklusi keuangan sepertinya perlu ditinjau ulang, seiring maraknya fenomena masyarakat yang memanfaatkan kemudahan akses pinjol.
Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin/JIBI-Bisnis Indonesia-Aziz R
Harianjogja.com, JAKARTA—Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengimbau partai politik, tim sukses kontestan pemilu, maupun komponen organisasi masyarakat agar segera melakukan konsolidasi selepas Pemilu 2019.
Hal ini diungkapnya setelah menginisiasi pertemuan para tokoh yang tergabung dalam Masyarakat Cinta Damai dan Kerukunan di Kantor Kantor Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019).
"Marilah kita tetap mengedepankan kebersamaan walaupun berbeda. Konsolidasinya masing-masing nanti kelompok organisasi dan lain sebagainya," ungkap mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.
"Dengan ya, gerakan tengah, gerakan tidak ekstem, tidak ke kanan, ke kiri, tidak membela secara fanatik, secara membabi buta seperti pokoke [pokoknya] begitu, jadi dewasa pada pilihan tapi tetap bisa bersaudara," tambahnya.
Menurutnya, mendorong kembali persatuan setelah efek polarisasi Pilpres 2019 harus dengan keyakinan dari semua elemen masyarakat.
Sebab itulah, mantan pimpinan pusat Muhammadiyah yang akrab disapa Pak Din ini pun berharap para tokoh dalam Masyarakat Cinta Damai dan Kerukunan, sanggup mencairkan suasana lewat kelompoknya masing-masing yang saling berbeda orientasi politik.
"Ini suara dari masyarakat cinta damai dan cinta kerukunan, saya yakin jumlahnya sangat besar di tubuh bangsa ini. Tentu ada yang mendukung paslon 01 maupun 02, namun walaupun berbeda dukungan pilihan politik, harus tetap mengutamakan persatuan," tambahnya.
Sementara itu, beberapa tokoh turut hadir mendukung gerakan ini seperti Afif Hamka dan perwakilan dari Unhamka, Alex Paath, Dhaimanadi Chandra dan tokoh Permabudhi, Nyoman Udayana, Natsir Zubaidi, Mochtar W Hembing, Uung Sendana L, Biksu Girivirya dan perwakilan Sagin, Fetty Fajriati dari KPI, Endang Sulastri mantan ketua pokja KPU, Rektor UMJ Syaiful Bakhri, serta beberapa rektor universitas lain yang mendukung gerakan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Jargon menggenjot inklusi keuangan sepertinya perlu ditinjau ulang, seiring maraknya fenomena masyarakat yang memanfaatkan kemudahan akses pinjol.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.