Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Buruk, PLN Kerahkan Ratusan Personel
Blackout Sumatera dipicu cuaca buruk. PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dan mengerahkan ratusan personel.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, MANADO--Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga pesisir pantai yang ada di Sulawesi Utara tidak panik pascagempa yang terjadi di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Jumat (12/4/2019).
"Masyarakat yang berada di pesisir pantai Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, pantai timur Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, pantai timur Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung supaya tidak panik," ajak Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado, Edward.
Sebab menurut dia, apabila perkiraan BMKG jika tsunami benar terjadi, diperkirakan tidak akan berdampak signifikan di pesisir pantai Sulut.
Hingga saat ini, kata dia, masih menunggu konfirmasi dari data tide gauge milik BIG jika gelombang tsunami terdeteksi mencapai garis pantai.
"Mohon tetap mencermati informasi BMKG sampai warning tsunami akibat gempa bumi ini dinyatakan berakhir," ujarnya.
Sebelumnya, BMKG merilis informasi gempa magnitudo 6,9 yang terjadi pukul 18:40:49 WIB di lokasi 87 kilometer barat daya Banggai Kepulauan, pada kedalaman 10 kilometer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Blackout Sumatera dipicu cuaca buruk. PLN bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dan mengerahkan ratusan personel.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.