Survei Terbaru Cyrus: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun, tetapi Masih Unggul 18,3%

Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan Kamis, 11 April 2019 22:47 WIB
Survei Terbaru Cyrus: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Turun, tetapi Masih Unggul 18,3%

Joko Widodo/JIBI-Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat

Harianjogja.com, JAKARTA — Survei terbaru Cyrus Network per 2 April 2019 mengungkapkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma\'ruf Amin cenderung turun. Sebaliknya, elektabilitas pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga cenderung naik, meski tipis.

Elektabilitas Jokowi-Ma\'ruf sebelumnya sebesar 57,5% pada Januari, kini turun menjadi 56,4% pada Maret. Adapun Prabowo-Sandiaga naik dari 37,2% pada Januari, menjadi 38,1% pada Maret.

"Jadi selisih elektabilitas saat ini 18,3 persen," ungkap CEO Cyrus Network Hasan Nasbi kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kamis (11/4/2019).

Menariknya, tren penopang elektabilitas kedua paslon justru seragam. Tingkat popularitas sama-sama naik, tingkat disukai masyarakat pun sama-sama turun.

Hasan menjelaskan bahwa hal ini lebih disebabkan tingkat kemantapan pemilih yang cenderung menguat.

"Yang sudah tetap dan tidak akan berubah lagi meningkat dari 77,5 persen menjadi 79 persen, sedangkan yang masih mungkin berubah, turun dari 15,1 persen menjadi 14,9 persen," tambahnya.

Dari basis suara pemilih petahana Jokowi-Ma\'ruf, pemilih yang mantap telah mencapai angka 86 persen dibandingkan yang masih ragu 12,1 persen.

Adapun kemantapan yang memilih Prabowo-Sandiaga sebagai penantang lebih rendah, yaitu 79,3 persen berbanding 19,2 persen yang masih mungkin mengubah pilihan.

Menurut Hasan, Jokowi-Ma\'ruf masih bisa bernafas lega walaupun elektabilitasnya sedikit turun. Sebab mayoritas responden sebesar 23,5% masih memilih berdasarkan alasan kinerjanya bagus dan terbukti nyata.

Alasan tersebut mengalahkan alasan ganti presiden dan ingin perubahan yang hanya 13,3%, disusul alasan merakyat dan sederhana 11,8%, tegas dan berani 10%, serta suka dengan kandidat 6,8%. Sementara alasan lain berada di bawah kisaran 5%.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online