Novel Baswedan/JIBI-Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyidik senior KPK Novel Baswedan menegaskan tak terafiliasi partai politik mana pun. Belakangan, isu bergabungnya Novel dengan Partai Gerindra mencuat.
Menurut Novel, rumor tersebut merupakan tuduhan tanpa dasar sehingga dirinya harus bertanggung jawab untuk meluruskan isu tersebut.
"Saya kira tentu tuduhan itu tidak benar," kata Novel, Kamis (11/4/2019).
Novel mengaku pola kerja di KPK adalah saling mengontrol, mengawasi sehingga tidak ada satu bidang kerja yang membawahi pekerjaan lainnya. Masing-masing pekerjaan menurutnya dibagi di beberapa bidang direktorat dan lain-lain.
"Saya kira tuduhan itu tidak benar dan pasti salah. Itu yang ingin saya tegaskan saya tidak punya kepentingan untuk mmbawa ke area politik mana pun dan tentunya kita tidak boleh membiarkan ada orang yang terafiliasi partai politik di KPK," ujarnya.
Penegasan Novel Baswedan tak terafiliasi parpol juga disampaikan Juru Bicara KPK Febri Diansyah awal April lalu. Febri berharap agar semua pihak menempatkan KPK sebagai lembaga independen. Jangan sampai lembaga pimpinan Agus Rahardjo itu ditarik ke isu politik praktis.
"Novel juga sudah klir mengatakan bahwa informasi-informasi tersebut tidak benar," katanya, Senin (1/1/2019).
Febri mengatakan ada hal yang jauh lebih penting dibandingkan isu tersebut yaitu mengingat kembali bahwa pelaku penyiram air keras terhadap Novel belum ditemukan. Sudah dia tahun menurutnya sejak kejadian kasus ini belum dituntaskan.
"Ini yang lebih penting diupayakan agar teror-teror terhadap penegak hukum tersebut tidak kemudian ditutupi oleh isu-isu yang tidak substansial," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia