Geng Motor Berulah Lagi, Sepasang Kekasih Nyaris Jadi Korban

Newswire
Newswire Selasa, 09 April 2019 12:07 WIB
Geng Motor Berulah Lagi, Sepasang Kekasih Nyaris Jadi Korban

Ilustrasi kekerasan fisik./JIBI

Harianjogja.com, BEKASI--Geng motor berulah lagi. Kali ini mereka membuat resah warga Kota Bekasi. Sepasang kekasih nyaris menjadi korban aksi brutal komplotan geng motor di wilayah Pondok Ungu Permai, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019) dini hari.

Dari informasi, komplotan geng motor tiba-tiba bersorak-sorai di tengah jalan dengan membawa sejumlah senjata tajam. Di pertengahan jalan, sepasang kekasih yang tengah melintas sempat diusik. Mereka memaksa agar sepasang kekasih itu menyerahkan telepon genggamnya.

Beruntung, kejadian itu sempat dilihat oleh anggota polisi Buru Sergap (Buser), sehingga aksi kejahatan urung terjadi.

Aksi kejar-kejaran antara buser dengan geng motor pun tak terhindarkan. Bahkan, satu di antara komplotan geng motor itu jatuh dari sepeda motor jenis Yamaha N-Max.

"Motornya ditinggal, orangnya kabur lari dan ditolong sama temannya naik motor, bawa parang mas," kata Agung, salah seorang warga yang menyaksikan aksi komplotan geng motor itu, Selasa.

Agung mencurigai jika aksi geng motor itu sebagai bentuk balas dendam. Soalnya, beberapa pekan lalu terdapat adu jotos antar geng di lokasi.

"Mereka kayaknya sweeping, mau cari orang. Karena waktu itu, katanya ada korban, tapi ini cuma dugaan saja, tidak tahu juga ya motifnya apa," ujar dia.

Saat ini, Kepolisian Sektor Bekasi Utara bergabung dengan Kepolisian Sektor Medan Satria bersiaga di lokasi kejadian.

Beberapa petugas berpencar dengan menyisir sejumlah wilayah di lokasi. Bahkan, petugas menyisir sampai wilayah Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online