Harga BBM Non Subsidi Pertamina Resmi Naik per 2 Agustus 2024, Berikut Rinciannya!
Kenaikan harga terjadi untuk produk Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan saat mengikuti debat capres putaran keempat di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019)./Antara-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, JAKARTA—Lembaga survei Indikator Politik Indonesia memaparkan hasil survei menjelang Pilpres 2019 per 22-29 Maret 2019. Pasangan Joko Widodo-Ma\'ruf Amin masih unggul signifikan dengan tingkat keterpilihan atau elektabilitas sebesar 55,4%.
Adapun Prabowo-Sandiaga berada di angka 37,4%. Sementara itu, sebanyak 7.2% belum menentukan pilihan (undecided voter).
"Masih ada selisih sekitar 18%. Kalau tidak ada kejadian luar biasa dalam 2 minggu ke depan, ini selisihnya signifikan," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam acara pemaparan hasil survei di Jakarta, Rabu (3/4/2019).
Menurut survei tersebut, paslon 01 unggul pada tiap kelompok gender, usia, desa/kota, kelas ekonomi, etnis Jawa, basis NU dan non-Islam, serta pendidikan menengah bawah.
Burhanuddin mengatakan, basis kuat pendukung paslon 01 yang sudah relatif stabil baru sekitar 46.6%, sementara basis kuat paslon 02 sekitar 29.2%. Masih terdapat swing voters sekitar 16.9%.
"Dengan kondisi ini, meski peluang menang paling besar, tapi masih belum aman. Untuk itu penting melihat lebih jauh kemungkinan arah kelompok swing voters dan undecided voters," katanya.
Pihaknya melakukan analisa kemungkinan arah dukungan kelompok swing dan undecided voters dengan nelihat kemiripan atau kedekatan sejumlah karakteristik yang biasanya berpengaruh dalam distribusi dukungan elektoral, seperti sosiologis, psikologis, dan ekonomi politik.
Hasilnya agregat total suara hasil prediksi model, yakni Jokowi-Ma\'ruf sebesar 57.9%, sementara Prabowo-Sandiaga sebesar 42,1%.
"Swing dan undecided voters terdistribusi merata kepada masing-masing paslon," kata Burhanuddin.
Adapun survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 1.220 responden. Pengambilan data survei dilakukan pada 22-29 Maret 2019. Margin of error dalam survei sebesar +/- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kenaikan harga terjadi untuk produk Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.