Eks Kapolsek Pasirwangi Akui Tuduhannya tentang Upaya Pemenangan Jokowi-Ma’ruf adalah Kesalahan

Newswire
Newswire Senin, 01 April 2019 22:27 WIB
Eks Kapolsek Pasirwangi Akui Tuduhannya tentang Upaya Pemenangan Jokowi-Ma’ruf adalah Kesalahan

AKP Sulman Aziz (kiri) didampingi Direktur LBH Lokataru Haris Azhar memberikan keterangan pers di Jakarta, Minggu (31/3/2019)./Suara.com

Harianjogja.com, BANDUNG—AKP Sulman Aziz, eks Kapolsek Pasirwangi, Garut, Jawa Barat, meralat pernyataannya tentang arahan agar polisi memenangkan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019. Ia mengaku sedang emosi saat mengungkapkan hal tersebut.

“Saya melakukan kesalahan. Soal pernyataan saya Polri tidak netral, saya emosi,” kata AKP Sulman di Polda Jawa Barat, Senin (1/4/2019).

Sulman mengatakan netralitas Polri dalam Pemilu 2019 sudah tidak perlu diragukan. Nertalitas Polri, kata dia, sudah ada dalam undang-undang dan dikuatkan oleh telegram dari Kapolri.

“Saya yakin kepolisian lembaga yang netral dikuatkan oleah Kapolri, bahwa Polri harus netral dalam pemilu baik pilpres maupun pilkada.”

Dia kembali menegaskan pernyataan soal Polri tidak netral dalam pemilu, dilatarbelakangi emosi terhadap atasannya, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna. “Sebetulnya itu disampaikan karena saya emosi, saya telah dipindahtugaskan dari [jabatan] kapolsek,” tutur dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi terhadap AKP Sulman dikeluarkan oleh Polda Jabar. Mutasi tersebut, menurut Truno, merupakan hal biasa untuk penyegaran personel.

“Mutasi ini untuk kepentingan organiasi. Hal ini dilakukan untuk peningkatan kemampuan personel,” kata Trunoyudo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online