OTT di Nganjuk Dipimpin Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Betulkah?
Peraih gelar doktor yang sempat lolos seleksi awal Capim KPK periode 2019-2023 itu dikabarkan tidak lolos tes wawasan kebangsaan untuk alih status menjadi ASN.
Capres nomor urut 01 Joko Widodo berorasi saat menggelar kampanye terbuka di Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (27/3/2019)./ANTARA-Jessica Helena Wuysang
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma\'ruf Amin menegaskan Pemerintahan Presiden Jokowi diyakini tidak akan pernah mentolerir tindakan koruptif. Pemberantasan korupsi pun akan terus berjalan dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma\'ruf Amin, Irma Chaniago mengatakan paslon nomor urut 01 Jokowi - Maruf pun memiliki komitmen yang tinggi dalam memberantas tindakan korupsi di lingkaran mereka.
Ditambahkan Irma bahwa dalam penegakan hukum atas anggota dewan yang berasal dari partai pendukung paslon 01, Presiden Jokowi tidak dalam posisi mengintervensi.
"Kami mengapresiasi KPK atas proses penegakan hukum dalam memberantas korupsi di Indonesia. Kami turut menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan dan tanpa intervensi Presiden sama sekali sebagai bentuk komitmen Presiden dalam membentuk pemerintahan yang bersih," kata Irma, dikutip dari keterangan resmi TKN, Jumat (29/3/2019).
Terkait ditemukannya uang dalam kardus milik Bowo Sidik Pangarso, Irma memastikan tidak ada kaitannya dengan paslon 01. Uang itu adalah murni terkait pencalonan Bowo sebagai calon legislatif pada periode mendatang.
"Uang kardus dan dinamika lainnya dalam kasus tersebut kami tegaskan tidak ada hubungannya sama sekali dengan paslon 01 Jokowi-Ma\'ruf. Uang korupsi tersebut digunakan saudara Bowo untuk kegiatan pencalegannya sendiri dalam menyambut Pileg 2019," tandas Irma.
KPK, lanjut Irma juga sudah memastikan bahwa uang yang ditemukan tidak terkait dengan pilpres.
"Karena itu kami mengimbau masyarakat agar tidak termakan hoax dan fitnah terkait kasus ini, karena KPK pun menegaskan bahwa isu tersebut tidak ada kaitannya dengan Pilpres 2019," tegas politisi dari Partai NasDem ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Peraih gelar doktor yang sempat lolos seleksi awal Capim KPK periode 2019-2023 itu dikabarkan tidak lolos tes wawasan kebangsaan untuk alih status menjadi ASN.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.