Ekonomi Sepekan: APBN, Penyelundupan Emas hingga Beras Fortifikasi Bermasalah
Rangkuman ekonomi sepekan 14-19 September 2026, dari komitmen jaga APBN hingga temuan pelanggaran 25 merek beras fortifikasi.
Ilustrasi pengemis jalanan/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, BOGOR --Pengemis yang sempat menghebohkan warga Bogor karena diduga memiliki mobil sudah diamankan petugas ke Dinas Sosial Kota Bogor. Kakek yang mempunyai cacat diwajahnya itu diketahui bernama Herman, 80, tersebut merupakan warga Kampung Cisauk, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kepada wartawan, Herman menyebut bahwa mobil dalam fotonya itu bukan miliknya. Melainkan, mobil rental yang disewanya untuk pulang pergi mengemis. "Bukan itu bukan mobil saya, saya cuma nyewa dari rental buat nganter pulang pergi. Soalnya kalau naik umum kaki saya suka sakit, jadi saya nyewa mobil," kata Herman, kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).
Herman menambahkan, mobil tersebut disewanya setengah hari dengan harga Rp 80 ribu berikut sopir. Nantinya, mobil itu mengantar Herman ke tempat yang dituju kemudian kembali dijemput siang hari.
"Saya sewa Rp 80 ribu setengah hari sama sopir. Saya setiap hari berangkat (ngemis) jam 6 pagi kalau pulang jam 11-12 siang. Hari Jumat libur," jelasnya.
Ia pun menceritakan sudah menjadi pengemis di wilayah Kota Bogor sejak tahun 1980-an. Dalam sehari, lanjut Herman, dirinya bisa mendapat uang dari pengendara sekitar Rp 100-150 ribu.
"Uang itu buat kebutuhan sehari-hari. Saya tinggal sama anak, dia kerja jadi petugas kebersihan di Pamulang. Karena uang gaji anak saya cuma Rp800 ribu, tidak cukup jadi saya ngemis," tambahnya.
Herman mengaku terkejut bahwa foto dirinya menjadi viral di media sosial lantaran disinyalir memakai mobil pribadi saat pergi mengemis di persimpangan jalan. "Saya memang mengemis pakai mobil, tapi itu mobil rental bukan punya saya pribadi. Saya kaget ada berita saya di Facebook ada yang bilang orang kaya, juragan angkot itu enggak benar," kilahnya.
Hingga Slsaat ini, Herman masih diamankan petugas dari Dinas Sosial Kota Bogor untuk melakukan pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut. Sebelumnya, warga Bogor dihebohkan dengan foto Herman di media sosial. Bukan tanpa sebab, foto itu memperlihatkan Herman hendak membuka mobil yang diduga miliknya saat terjaring razia Satpol PP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Rangkuman ekonomi sepekan 14-19 September 2026, dari komitmen jaga APBN hingga temuan pelanggaran 25 merek beras fortifikasi.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
MRS 2026 putaran empat menjadi uji coba perangkat elektronik Sirkuit Mandalika sekaligus menjaga grip lintasan menjelang MotoGP Indonesia 2026.
AJI Yogyakarta mendesak perusahaan media memperkuat SOP keselamatan jurnalis, termasuk pelatihan, APD, mitigasi, komunikasi, dan evakuasi.
Turnamen Biliar Joglosemar 2026 mempertemukan insan pers Jogja, Solo, dan Semarang sebagai persiapan menuju Porwanas 2027.
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.