Iran Nilai Kini Waktu Tepat untuk Akhiri Perang dengan AS
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.
Ketua Umum Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy
Harianjogja.com, JAKARTA --Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga operasi tangkap tangan (OTT), Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Romi) di daerah Jawa Timur, pagi tadi.
Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengatakan, hingga saat ini orang nomor satu di PPP itu masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik KPK bersama beberapa orang.
"Saya belum tahu (siapa saja yang diperiksa). Tapi ada beberapa orang," kata Luki Hermawan di Mapolda Jatim di Surabaya, Jumat (15/3/2019).
Sampai saat ini, kata Luki, penyidik memeriksa beberapa orang di ruangan Subdit III Tipikor Polda Jatim.
"Tadi pagi ada yang ke sini pinjam ruangan. Saya belum tau dipinjam sampai kapan," ujarnya.
Sebelumnya, Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap tangan salah satu ketua umum (ketum) partai politik (parpol) nasional di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).
Operasi senyap tersebut dilakukan KPK pada pagi tadi di Kantor Wilayah Kemeteriaan Keagamaan (Kanwil Kemenag) daerah Sidoarjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.
Ketergantungan Indonesia pada implan medis impor mencapai 92%-94%. Pakar mendorong penguatan riset, pendanaan, kolaborasi, dan regulasi nasional.
Ketentuan rujukan dan kontrol BPJS Kesehatan kini terintegrasi dengan layanan digital. Simak cara daftar antrean dan aturan jadwal kontrol.
Produksi kolagen kulit mulai turun sekitar 1% per tahun setelah usia 25 tahun. Dokter menjelaskan mekanisme dan risiko stimulasi kolagen.
Pemain Mataram Utama U-13 Firmansyah Purbo Wicaksono disanksi larangan bermain hingga Soeratin 2026 usai dan denda Rp10 juta.
Prabowo optimistis karhutla Kalimantan segera terkendali setelah pemerintah menambah helikopter, alat pemadam, pompa, dan personel.