Citilink Buka 5 Rute Baru di Juli 2026, Jogja Jadi Hub Strategis
Citilink resmi membuka 5 rute baru mulai Juli 2026. Jogja jadi pusat konektivitas penerbangan domestik ke berbagai wilayah.
Teknisi bersiap memeriksa pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia, di Garuda Maintenance Facility AeroAsia, bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/3/2019)./Reuters-Willy Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Garuda Indonesia akan membatalkan pesanan 49 unit Boeing 737 Max 8. Maskapai pelat merah itu sebenarnya sudah mengorder puluhan Max 8 yang akan dikirimkan secara bertahap hingga 2030.
Direktur Utama Garuda Indonesia IGN Askhara Danadiputra mengatakan perusahaan yang dia pimpin sudah kehilangan kepercayaan terhadap Boeing 737 Max 8 seusai dua kecelakaan yang menimpa Lion Air pada Oktober 2018 dan Ethiopian Airlines pada akhir pekan lalu.
"Dengan melihat kondisi seperti ini, khususnya kekhawatiran penumpang atas produk Max 8, kami kehilangan confident atas produk MAX 8 dan sudah menyampaikan ke pihak Boeing untuk opsi cancelation 49 unit pesanan," kata Askhara kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kamis (14/3/2019).
Garuda akan melanjutkan pembahasan lebih mutakhir dengan Boeing guna mendapatkan solusi terbaik atas masalah ini. Pria yang akrab disapa Ari Askhara ini juga menyinggung soal kompensasi terkait dengan operasional pesawat yang harus berhenti selama larangan dari pemerintah. Akan tetapi, besaran nominal kompensasi belum dihitung.
Sebelumnya, PT Garuda Indonesia Tbk. sempat memilih untuk menunggu negosiasi dengan Boeing terkait dengan kepastian penggantian pesanan pesawat B737 Max 8 Askhara mengatakan pihaknya akan mematuhi arahan Kementerian Perhubungan selaku regulator terkait dengan pelarangan permanen operasional Boeing 737 Max 8.
Adapun, negosiasi yang dilakukan maskapai terkait dengan penggantian pesanan pesawat sudah dilakukan sebelum kecelaakaan yang menimpa Ethiopian Airlines maupun Lion Air.
"Kami masih menunggu proses negosiasi, sampai saat ini belum ada kepastian. Pastinya ini menjadikan posisi Garuda lebih baik," kata Askhara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Citilink resmi membuka 5 rute baru mulai Juli 2026. Jogja jadi pusat konektivitas penerbangan domestik ke berbagai wilayah.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah menyiapkan dokter terbang dan mobile dentist untuk memperluas layanan kesehatan, termasuk menjangkau daerah terpencil.
Wacana dwikewarganegaraan yang disampaikan Prabowo masih sebatas gagasan. Pemerintah belum menyusun skema dan target penerapannya.