Pemerintah Siapkan Pajak 0% Untuk Mobil Listrik

Newswire
Newswire Rabu, 13 Maret 2019 14:57 WIB
Pemerintah Siapkan Pajak 0% Untuk Mobil Listrik

Tim mobil listrik UII./IST

Harianjogja.com, JAKARTA--Langkah pemerintah untuk mendorong populasi mobil listrik mencapai 20% pada 2025, akan diimbangi dengan pembebasan pajak atau 0%  pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

Hal tersebut diungkapkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kebijakan pajak 0% seiring dengan usulan perubahan skema PPnBM bagi kendaraan bermotor roda empat. Di mana pengaturannya pajak akan dikenakan berdasarkan emisi dan tidak lagi dari besaran kapasitas mesin.

"Pajak diturunkan ke nol persen, karena semuanya berbasis emisi, karena mobil listrik berdasarkan emisi bukan kapasitas mesin atau Cc," ujar Erlangga.

Pemberlakukan pajak 0% juga menjadi pertimbangan mengingat produksi mobil listrik jauh lebih mahal dibanding mobil konvensional. Karenanya diperlukan insentif dari pemerintah untuk mendorong produksi mobil listrik.

Di beberapa negara maju, pemberian insentif besar-besaran sudah dilakukan beberapa tahun lalu. Seperti Pemerintah China yang memberikan insentif sebesar Rp100 juta untuk satu unit mobil listrik.

Dalam skema baru PPnBM, pemerintah akan memberikan insentif untuk empat jenis kendaraan emisi karbon rendah. Dalam pembahasan aturan tersebut, rencananya insentif akan diberikan untuk Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2), kendaraan elektrik hybrid (hybrid EV/HEV), Kendaraan Plug in HEV, Kendaraan Flexy Engine, dan Kendaraan Listrik,

Industri automotif nasional sendiri telah siap memboyong teknologi mobil listrik, mengingat banyak agen pemegang merek di negara prinsipilnya telah memiliki model mobil listrik. Sehingga dinilai tak sulit untuk memasukkan mobil listrik ke Indonesia. Namun saat ini produsen masih menunggu Perpres yang mengatur mobil listrik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online