Hyundai Palisade Inden hingga 4 Bulan, Sudah Dipesan 700 Unit
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ferry Juliantono/JIBI-Bisnis Indonesia-Jaffry Prabu Prakoso
Harianjogja.com, JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Koalisi Indonesia Adil Makmur mengklaim pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul 67% berdasarkan mesin pencarian Google Trends. Hasil pengamatan itu lebih mereka percaya dibandingkan beberapa lembaga survei di Indonesia.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ferry Juliantono mengatakan timnya lebih yakin dengan hasil tersebut karena Google lebih mampu mengelaborasi pemilih yang belum menentukan sikap.
“Problem sekarang kegagalan lembaga survei mengelaborasi yang namanya undecided voters itu. Apalagi dengan metode yang tidak diperbaharui, mereka akan gagal menangkap yang namanya undecided voters,” katanya di Jakarta, Selasa (12/3/2019).
Ferry mencontohkan apabila seorang responden menjawab pertanyaan peneliti dengan belum menentukan pilihan, Google bisa menganalisa melalui apa yang selama ini dia cari di jejaring. Jika cenderung ke Prabowo-Sandi, kemungkinan besar itulah dukungannya. Begitu pula sebaliknya.
Oleh karena itu dia menyarankan agar lembaga memperbarui metode penelitian agar dapat menyimpulkan pemilih yang belum menentukan pilihan karena jumlahnya 17% sampai 20%.
“Pada saat undecided voters besar, lembaga survei itu tidak bisa menarik kesimpulan, karena terlalu cepat akan melahirkan sebuah pendapat yg sumir. Sedangkan di sisi lain kita akses google trend yang lebih mampu menangkap pemilih yang ketika disurvei tidak mau mengaku,” jelasnya.
Ini tentunya akan menjadi salah satu acuan bagi Prabowo-Sandi karena cara yang digunakan Google Trends lebih dipercaya.
Di sisi lain hasil beberapa survei internal yang dimilikinya sudah menyamai lawannya, Jokowi-Ma’ruf yang sebelumnya selalu di sekitar angka 52%. Bahkan satu survei menyebut pasangan nomor urut 02 ini telah melewati 51%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Para konsumen yang memesan Hyundai Palisade tampaknya harus bersabar karena mas inden bisa mencapai 4 bulan.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Google meluncurkan Gemini 3.5 Flash di Google I/O 2026. Model AI baru ini lebih cepat, murah, dan fokus mendukung era AI agent.