Begini Kondisi Masinis KRL yang Anjlok di Kebon Pedes

Newswire
Newswire Senin, 11 Maret 2019 10:57 WIB
Begini Kondisi Masinis KRL yang Anjlok di Kebon Pedes

Rangkaian kereta Commuter Line melintas di kawasan BSD, Tangerang, Rabu (20/2/2019). Kementerian Perhubungan akan meningkatkan kapasitas angkut Kereta Api Rel Listrik (KRL) Commuter Line menjadi 2 juta dalam waktu dua tahun mendatang. /Bisnis-Felix Jody Kinarwan.

Harianjogja.com, BOGOR--Senior Manager Humas Daop l Jakarta, Edy Kuswoyo mengungkapkan kondisi Yakub Agung, 31, masinis KA 1722 yang mengalami luka-luka saat KRL anjlok telah berangsur-angsur pulih. Edy mengatakan Yakub kini telah dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat dari RS Salak, Bogor atas permintaan keluarga.

"Berangsur-angsur pulih dan sudah dirujuk ke rumah sakit Jakarta [RSPAD Gatot Soebroto] karena tempat tinggal mereka di Jakarta," kata Edy di Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019).

Sementara itu, Edy mengatakan sebanyak 14 korban telah dipulangkan ke kediaman masing-masing. Hanya dua korban yang masih dirawat yakni penumpang atas nama Lilis Septian di RS Salak Bogor dan Shafa Mutia di RS dr. Suyoto Bintaro.

"14 korban sudah pulang kembali jadi yang tersisa penumpang nya itu tinggal dua," katanya.

Untuk diketahui, KRL bernomor registrasi KA 1722 relasi Jatinegara-Bogor mengalami anjlok di daerah Kebon Pedes, Kota Bogor, Minggu (10/3/2019) kemarin. Akibat kejadian itu 19 orang termasuk masinis mengalami luka-luka.

Tidak hanya itu, anjloknya KRT tersebut juga sempat membuat perjalanan kereta menuju Stasiun Bogor atau sebaliknya terganggu. Kini, perjalanan kereta sudah berangsur normal meski hanya satu jalur. Sejauh ini juga belum diketahui penyebab kereta itu terguling.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online