Tiket Kereta Api pada 23 Desember 2022 Jadi Terlaris
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat tiket terlaris pada momen Natal & Tahun Baru 2023 (Nataru) jatuh pada 23 Desember 2022.
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kanan) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) berfoto bersama moderator debat Tommy Tjokro (kiri), dan Anisha Dasuki, seusai mengikuti debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019)./Antara-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JOGJA — Debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) ronde ketiga akan mempertemukan kedua cawapres, Ma\'ruf Amin dan Sandiaga Uno. Debat ini dinilai akan menjadi ajang adu program populis.
Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menjelaskan alasannya kepada Jaringan informasi Bisnis Indonesia, Minggu (10/3/2019).
"Kebijakan populis di manapun, di dunia ini, termasuk di Indonesia, tidak ada yang menjerumuskan secara elektoral. Justru menguntungkan secara elektoral. Tapi tadi, dalam implementasinya harus bagus dan rapi," ungkap Ujang.
Menurut Ujang, dalam debat cawapres dengan tema pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, serta sosial dan budaya ini, petahana yang diwakili Ma\'ruf Amin sudah pasti akan mengapitalisasi program tiga kartu sakti yang telah mereka persiapkan.
"Kebijakan unggulan petahana, tentu dan pasti akan dikapitalisasi dalam debat ke III nanti oleh Ma\'ruf Amin, dan itu wajar dan bagus. Kebijakan populis memang harus dikapitalisasi petahana," jelas Ujang.
"Jika tidak dikapitalisasi, buat apa kartu tersebut dikeluarkan. Kan dikapitalisasi untuk mengerek elektabilitas. Sah-sah saja dan wajar-wajar saja," tambahnya.
Kebetulan, tiga kartu sakti tersebut memang sesuai dengan tema debat. Seperti diketahui, tiga kartu sakti terbaru Jokowi-Ma\'ruf, yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako, dan Kartu Prakerja, merupakan program Jokowi-Ma\'ruf untuk menyokong Nawacita Jilid II yang akan memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Ma\'ruf Amin sendiri pernah menyebut program tiga kartu sakti ditambah pengembangan dua kartu sebelumnya, yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), sebagai kunci SDM Indonesia maju.
"Ini semua [total 5 kartu sakti Jokowi] di dalam rangka cita-cita kita ingin membuat Indonesia maju. Indonesia maju itu kan tergantung kuncinya pada manusia," jelas Kiai Ma\'ruf ketika mengunjungi Kuningan, Jawa Barat, Selasa (26/2/2019).
Adapun di pihak penantang, Ujang menyarankan Sandiaga Uno harus semakin gencar membombardir celah-celah kelemahan program kartu sakti yang dianggap populis total tersebut, sembari memperkenalkan program tandingan milik mereka.
"Yang pasti dan yang jelas, kubu penantang akan mencari celah kelemahan petahana. Salah satu caranya mengkritik secara tajam dan menggembosi program petahana tersebut agar seolah-olah, program-program tersebut tidak efektif," ungkap Ujang.
Ujang menilai Sandiaga mesti mengritik program kartu sakti Jokowi-Ma\'ruf, sekaligus membawa program alternatif besutannya, sebagai satu-satunya jalan untuk mengimbangi petahana.
"Sebab, tidak ada kata lain bagi kubu penantang, selain mendeligitimasi program-program tersebut," jelas Ujang yang juga pernah menjadi staf khusus Ketua DPR RI ini.
Hal ini memang mulai terlihat dari bagaimana Sandi menghiasi media sosial Twitter resminya @sandiuno dengan hasil kunjungannya ke lebih dari 1.000 titik kampanye di Indonesia.
Setelah mengunjungi daerah-daerah tersebut, Sandi kerap mengunggah pandangan-pandangan populisnya terkait masalah yang ditemui. Misalnya ketika berkeliling Jawa Barat, Sandi menyoroti UMKM, Posyandu, daerah wisata, dan pembukaan lapangan pekerjaan.
"Di Pangandaran ini banyak sekali pemuda kreatif namun sayangnya belum terwadahi dan termaksimalkan potensi mereka," tulis Sandi, Jumat (8/3/2019).
"Program OK OCE yang kita akan kolaborasikan dengan rumah-rumah siap kerja di tiap Kabupaten, Kecamatan, hingga pedesaan diharap mampu mengembangkan potensi anak-anak muda ini sehingga mereka bisa menjadi anak-anak muda yang kreatif dan inovatif," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat tiket terlaris pada momen Natal & Tahun Baru 2023 (Nataru) jatuh pada 23 Desember 2022.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek