20 Titik Bencana di Tapanuli Utara Butuh Penanganan Segera

Newswire
Newswire Sabtu, 02 Maret 2019 16:57 WIB
20 Titik Bencana di Tapanuli Utara Butuh Penanganan Segera

Ilusrasi Tim dari BPBD Sleman, TNI dan warga memperbaiki dampak ambrolnya talut di bantaran Sungai Buntung di Dusun Karangjati, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Jumat (9/11/2018)./Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, TAPANULI UTARA--Sebanyak 20 titik lokasi bencana yang terjadi dalam dua bulan terakhir ini dan tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, butuh segera mendapatkan penanganan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara, Bonggas Pasaribu mengatakan, pihaknya telah mengusulkan lebih dari 20 titik lokasi bencana untuk segera mendapatkan penanggulangan.

"Ada lebih dari 20 titik bencana yang terjadi selama Januari dan Februari 2019, yang membutuhkan penanggulangan," katanya Sabtu (2/3/2019).

Ia mengatakan, seluruh titik bencana tersebut dalam proses pengusulan pihaknya untuk segera mendapatkan pembiayaan penanggulangan. "Pembiayaan penanggulangan diperkirakan miliaran rupiah. Mudah-mudahan seluruhnya segera dapat teratasi,"ujar Bonggas.

Berdasarkan data informasi diterima, titik-titik bencana berada di sembilan kecamatan, yakni Tarutung, Siborongborong, Pagaran, Muara, Sipahutar, Parmonangan, Pahae Jae, Purbatua, Pahae Julu, dan Garoga.

Kerusakan rata-rata terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah Tapanuli Utara pada Januari dan Februari 2019, terjadi pada puluhan irigasi pertanian, dan sejumlah infrastruktur jalan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online