Suara Pemilih Muslim Anjlok, PDIP Maklum

Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso Kamis, 21 Februari 2019 21:45 WIB
Suara Pemilih  Muslim Anjlok, PDIP Maklum

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Antara-Idhad Zakaria

Harianjogja.com, JAKARTA—Elektabilitas PDIP di kalangan pemilih muslim anjlok berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia. Partai berlambang kepala banteng itu memakluminya.

“Ini yang kami harapkan. Karena terkadang evaluasi terlalu tinggi membuat kami menjadi lengah. Ini yang jadi catatan kami untuk tingkatkan [elektabilitas] pada pemilih muslim,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sotarduga di Jakarta, Kamis, (21/2/2019).

Meski begitu, Eriko optimistis target suara partai di Pemilu 2019 bisa tercapai. “Kami dari PDIP menargetkan 25% minimum. Tetapi dari progres yang ada, kami yakin bisa lewati,” jelasnya.

Ritme pemilu ini, ucap Erico harus dijaga. Apalagi efek ekor jas dari calon presiden petahana Joko Widodo yang merupakan kader PDIP sangat terasa.

Sebelumnya hasil sigi LSI menunjukkan suara PDIP turun cukup drastis di segmen pemilih muslim. Dalam kurun waktu enam bulan, LSI mencatat suara PDIP pada Agustus 2018 sebesar 23,2%. Lalu, pada Januari 2019, elektabilitas PDIP di kalangan pemilih muslim turun menjadi 18,4%.

Peneliti LSI Rully Akbar mengatakan turunnya basis pemilih muslim PDIP tak terlepas dari efek pemilihan presiden dimana kubu penantang Jokowi, Prabowo Subianto didukung Ijtima\' Ulama GNPF.

“Polarisasi yang cukup kuat dari awal ini yang menyebabkan segmen pemilih muslim semakin kuat mendukung partai yang dipimpin Prabowo, yaitu Gerindra. Sebaliknya, elektabilitas PDIP yang turun,” ungkapnya di kantor LSI, Jakarta Timur pada Rabu (20/2/2019).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online