Masjid Sultan Eyup, Masjid di Istanbul yang "Dijaga" Sahabat Nabi Muhammad SAW
Di antara banyak masjid di Istanbul, Masjid Sultan Eyup menjadi paling unik dan ramai dikunjungi pelancong. Kondisi ini tidak bisa lepas dari sejarah Sultan Eyu
Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan nelayan di Tambag Lorog, Semarang, belum lama ini./Harian Jogja-Istimewa
Harianjogja.com, SEMARANG--Nama Tambak Lorog di sebelah utara Semarang beberapa kali disebut Joko Widodo (Jokowi) dalam debat capres, Minggu (17/2/2019) malam. Apakah Jokowi benar-benar cek data lapangan secara langsung di Tambak Lorog?
Beberapa sumber Harian Jogja di Semarang membenarkan bahwa Jokowi datang langsung untuk menemui nelayan di Tambak Lorog untuk mendengar langsung permasalahan yang dihadapi nelayan dan sekaligus mencari solusinya. Selain itu, Jokowi mengecek langsung proyek multi years di kawasan tersebut.
Salah satu nelayan yang bertemu langsung adalah Haji Sueb. Menurut dia, Presiden Jokowi datang sekitar tiga pekan lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Tanpa melalui pengawalan ketat Paspampres maupun protokoler Istana, Jokowi berdialog langsung sejumlah nelayan.
“Para nelayan keget malam-malam melihat laki-laki turun dari mobil dan ternyata Bapak [Presiden Jokowi]. Saya sendiri saat itu sedang duduk di kapal. Ndak kelihatan kalau itu Bapak [Jokowi]. Begitu mendekat, kami kaget dan benar-benar tidak menyangka Bapak [Jokowi] ada di Tambak Lorog,” ujar Haji Sueb, saat bertemu dengan Harian Jogja, Sabtu malam, seusai debat capres.
Jokowi datang ke Tambak Lorog hanya ditemani ajudan dan pengawal. “Tidak banyak yang mendampingi, kayaknya hanya sekitar empat orang saja. Sama sekali tidak ada pengawalan ketat sehingga Bapak bisa leluasa berdialog dengan nelayan,” ujar dia.
Menurut Haji Sueb, Jokowi lebih banyak mendengar permasalahan yang dihadapi nelayan dan kemudian memberikan solusi. “Saat itu Bapak [Jokowi] bertanya masalah yang dihadapi nelayan. Kami menyampaikan nelayan agak susah saat menjemur ikan. Lalu Bapak [Jokowi] meminta nelayan untuk sementara bisa menjemur ikan di tanggul proyek. Kami lega, karena semula kami tidak boleh menjemur ditanggul,” ujar Haji Sueb yang juga merupakan simpul relawan Alap-Alap Jokowi di Tambak Lorog.
Dia menambahkan, Presiden Jokowi berada di Tambak Lorog sekitar satu jam. “Seingat saya Bapak [Jokowi] sekitar satu jam di Tambak Lorog. Seingat saya itu malam Minggu,” kata dia.
Haji Sueb mengaku kaget ketika Jokowi kembali menyebut Tambak Lorog saat debat capres. “Apa yang disampaikan Bapak [Jokowi] dalam debat memang benar. Beliau memantau langsung kondisi di lapangan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di antara banyak masjid di Istanbul, Masjid Sultan Eyup menjadi paling unik dan ramai dikunjungi pelancong. Kondisi ini tidak bisa lepas dari sejarah Sultan Eyu
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.