Gempa Magnitudo 5,2 di Barat Daya Kulonprogo, Terasa Kencang di Jogja dan Sekitarnya
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Ilustrasi penumpang berada di sisi dekat jendela pesawat./emirates247.com
Harianjogja.com, JOGJA—Pesawat Nam Air IN 278 dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Jogja yang dijadwalkan lepas landas pada pukul 20.15 WIB, Rabu (13/2/2019) malam gagal berangkat, diduga karena masalah mesin. Salah satu penumpang meihat api keluar dari pesawat.
Prasetyo Sumadi, penumpang pesawat tersebut, mengatakan sebelum bersiap terbang, bau avtur tercium.
“Terus ada perbaikan dari teknisi,” kata dia melalui aplikasi pesan WhatsApp kepada harianjogja.com.
Saat pesawat mulai berjalan, api tiba-tiba keluar sehingga pesawat balik ke apron. Kemudian persoalan dibereskan dan pesawat hendak terbang, tetapi lagi-lagi keluar api.
“Penumpang kemudian memaksa turun. Sampai teknisi masuk ke pesawat untuk menjelaskan kejadiannnya. Tetp penumpang semua maksa untuk turun. Seluruh penumpang sekarang balik ke ruang tunggu. Ada pengumuman. Untuk menunggu pesawat pengganti. Rencana berangkat pukul 22.30 WIB,” kata Prasetyo.
Para penumpang kemudian terbang menggunakan pesawat pengganti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang barat daya Kulonprogo, DIY, Jumat (17/3/2023) malam. Gempa terasa kencang sampai ke Kota Jogja dan sejumlah wilayah.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.