PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Ilustrasi rupiah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, pendapatan per kapita di desa dalam empat tahun terakhir ini atau sejak digulirkannya dana desa meningkat dua kali lipat.
“Ini sebuah loncatan yang besar sekali. Bank Dunia mengakui keberhasilan dana desa ini yang kita telah melaksanakan selama empat tahun ini,” kata Presiden Jokowi di Jakarta, Minggu (3/2/2019).
Kenaikan income per kapita di desa itu, diyakini Presiden karena kucuran dana desa. Jokowi menyebutkan infrastruktur-infrastruktur di desa juga kelihatan meloncatnya karena dana tersebut.
Menurut Presiden, sejak 2015 di seluruh Tanah Air telah digelontorkan Dana Desa yang tidak sedikit. Kalau di Jawa Timur Rp19 triliun, di seluruh Tanah Air pada 2015 digelontorkan Dana Desa Rp20.7 triliun, lalu 2016 sebanyak Rp46,9 triliun. Kemudian pada 2017 naik jadi Rp60 triliun, 2018 tetap Rp60 triliun, dan pada 2019 ini jadi Rp70 triliun.
“Artinya, sampai akhir tahun ini Rp257 triliun uang yang kami gelontorkan ke desa-desa di seluruh tanah air sampai akhir 2018 berarti Rp187 triliun. Kalau sampai akhir 2019 sebesar Rp257 triliun," katanya.
Dengan memberika dana desa yang besar, menurut Presiden, pemerintah ingin agar perputaran uang yanga ada di desa ini semakin banyak. Artinya, kalu realisasi semakin tinggi, uang berputar di desa-desa juga akan semakin tinggi dan banyak.
Sesuai teori, menurut Presiden, semakin uang berada di desa-desa ini semakin banyak, kesejahteraan masyarkat itu juga akan meningkat. “Itu teori ekonomi yang tidak bisa diutak-atik lagi,” ujar Presiden seraya menyampaikan apresiasinya terhadap capaian Jawa Timur yang realisasi dana desanya mencapai 99,6% dari alokasi Rp19 triliun yang diberikan pemerintah.
Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menegaskan, nanti di 2020 hingga 2022 dana desa harus terus ditambah. “Karena ini adalah Pondasi, syarat bagi kemajuan bangsa ini, Basicnya adalah di desa,” katanya.
Presiden menjelaskan, dari Rp187 triliun Dana Desa yang sudah disalurkan sampai akhir 2018, telh dibangun diantaranya 191.000km jalan desa, 24.000 posyandu, 50.000 PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.