Sebulan 88 Kasus, DBD di Probolinggo Tewaskan 1 Orang

Newswire
Newswire Minggu, 03 Februari 2019 16:37 WIB
Sebulan 88 Kasus, DBD di Probolinggo Tewaskan 1 Orang

Ilustrasi nyamuk DBD/JIBI

Harianjogja.com, PROBOLINGGO--Sebanyak 88 kasus demam berdarah dengue (DBD) dilaporkan terjadi di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, selama Januari 2019. Dari angka tersebut, satu penderita asal Kecamatan Gending dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto mengatakan, curah hujan yang tinggi membuat nyamuk aedes aegypti lebih cepat berkembang biak di sana. Dari beberapa wilayah yang menjadi penyebaran penyakit demam berdarah, Kecamatan Maron menjadi daerah tertinggi dengan sebaran 12 titik.

Terakhir pihak Dinkes Probolinggo menerima satu laporan pasien baru DBD dari Kecamatan Kuripan yang baru masuk Kamis 31 Januari 2019.

Anang mengatakan, peningkatan jumlah penderita DBD ini terkait masuk siklus tiga tahunan. Di mana pada 2016 tercatat ada sekira 400 kasus, 2017 ada 250 kasus, dan 2018 ada 80 kasus.

"Jadi kalau dibandingkan data 2018 yang kita punya, masih belum bisa ditentukan peningkatannya lebih besar atau tidak, karena laporannya belum masuk semua," ujar, Sabtu (2/2/2019).

Saat ini pihaknya telah melakukan antisipasi pencegahan dengan melakukan pengasapan (fogging) di 21 lokasi. Di antaranya adalah Kecamatan Paiton, Maron, Kotaanyar, Besuk, Kuripan, Gending, dan Krejengan.

Dinkes Probolinggo juga telah menginstruksikan instansi dan masyarakat untuk terus menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan 3M (menguras, menutup, mengubur).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online