Kompolnas Ajak Publik Awasi Kasus Korupsi Batu Bara PLTU
Kompolnas mengajak masyarakat mengawasi penyidikan kasus dugaan korupsi batu bara PLTU agar penegakan hukum berjalan profesional dan transparan.
Pos Keamanan Komplek Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Kamis (24/1/2019). /Suara.com-Stephanus Aranditio
Harianjogja.com, BELITUNG--Terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (BTP) sudah resmi bebas Kamis (24/1/2019). Sampai Kamis sore, rumah kediaman BTP di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terlihat sepi dan lengang.
Pantauan Antara di Belitung Timur, dari rumah yang berlantai dua tersebut tidak terlihat adanya aktivitas apapun, baik hilir mudik kendaraan yang keluar masuk ataupun aktivitas lainnya.
Sebelumnya BTP atau yang sebelumnya akrab disapa Ahok ini sempat dikabarkan akan langsung pulang ke kampung halamannya selepas bebas dari Rutan Mako Brimob.
Beberapa awak media juga terlihat menunggu kedatangan BTP di Bandara internasional HAS Hanandjoedin di Tanjung Pandan dan juga menunggu di kediamannya di Gantung, Belitung Timur.
Supardi, salah seorang penjaga di rumah BTP menyebutkan belum mengetahui pasti rencana BTP akan pulang ke rumah tersebut. "Sampai saat ini masih kosong belum tahu kabarnya kapan pak Ahok [BTP] ke sini," ujarnya.
Ia menyebutkan, seminggu yang lalu ibunda BTP sempat datang ke rumah tersebut dan terlihat mengambil beberapa barang sebelum berangkat ke Jakarta.
Menurut dia, berdasarkan informasi terbaru yang diterimanya dari pihak keluarga, Basuki Tjahaja Purnama akan pulang ke rumahnya tersebut pada tanggal 28 Januari mendatang.
"Kabarnya tanggal 28 mungkin, sekarang di Jakarta dulu, kemudian ke luar negeri liburan. Tapi kami belum tahu pasti," ujarnya.
Ia mengatakan, rumah tersebut sehari-harinya memang dalam keadaan kosong dan hanya ada asisten rumah tangga yang bertugas di dalam. "Rumah ini memang kosong hari biasanya cuma ada pembantu aja di dalam dan kami petugas jaga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Kompolnas mengajak masyarakat mengawasi penyidikan kasus dugaan korupsi batu bara PLTU agar penegakan hukum berjalan profesional dan transparan.
METI menilai program biodiesel B50 memperkuat ketahanan energi Indonesia, menghemat devisa, dan mendukung kemandirian energi nasional.
Gunungkidul memastikan tiket wisata pantai tetap menggunakan skema per kawasan. Pengunjung dinilai lebih diuntungkan dibanding tiket per destinasi.
Polda Metro Jaya menangkap MY, terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15. Polisi masih mendalami motif dan tujuan pelaku.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo sebagai Plt Bupati Sukoharjo usai Etik Suryani ditetapkan KPK.
Mahfud MD menilai pengalihan penyidikan kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejaksaan Agung tidak dikenal dalam KUHAP.