China Sukses Kloning Kambing Super, Produksi Susu Bakal Meledak
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.
Kapal penumpang tenggelam di Selayar./Ist via Okezone
Harianjogja.com, KAPUAS HULU - Sebanyak 12 korban kapal penyeberangan yang tenggelam di Sungai Kapuas, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat ditemukan tewas. Pada hari ketiga pencarian ini, Tim SAR Gabungan sudah menemukan 12 korban hilang pasca kapal karam di Desa Nanya Seberuang di perairan antara Dermaga PT Berlian Estate dengan Dermaga PT SJRE (Apeng), Sabtu (19/1/2019).
Kepala Kantor SAR Pontianak, Hery Marantika mengungkapkan, sejak pukul 06.00 WIB, Tim SAR Gabungan yang berjumlah 127 personel sudah mulai melakukan pencarian di sepanjang alur Sungai Kapuas, Kecamatan Semitau. Tim yang dibagi menjadi tiga sektor ini menyisir permukaan sungai dengan radius 15 kilometer.
"Pencarian juga akan dilakukan dengan penyelaman. Jika kondisi memungkinkan atau ada tanda-tanda. 20 menit melakukan pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kesembilan, atas nama Marianus Bosko Titus Farera," kata Hery, Selasa (22/1/2019).
Pria 33 tahun itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia 200 meter sebelah hilir dari lokasi tenggelamnya kapal motor nahas tersebut. "Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sejiram," ujarnya.
Pukul 09.00 WIB, korban kesepuluh atas nama Maria Dolorosa berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan. Perempuan 33 tahun ini juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekira 200 meter dari lokasi kapal motor tenggelam.
Penyisiran kembali membuahkan hasil, pukul 10.40 WIB korban ke-11 dan 12 atas nama Yohana Bhoki, 28, dan Emanuel Tuga, 24, juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Para korban juga dievakuasi ke Puskesmas Sejiram.
"Dengan ditemukannya dua korban terakhir. Maka, jumlah korban yang meninggal dalam kecelakaan motor air ini berjumlah 12 orang. Sehingga total korban meninggal dalam peristiwa tersebut berjumlah 13 orang dan 11 orang selamat," ujar Hery.
Sehari sebelumnya, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua korban atas nama Roni Veronika Nata (33) dan Julio (6 bulan). Kedua korban ini ditemukan sekira 3,2 kilometer dari arah hilir lokasi kapal tenggelam.
Selang 2,5 jam, Senin kemarin, tepatnya pukul 12.40 WIB, Tim SAR Gabungan kembali berhasil menemukan satu korban lagi atas nama Alfonsia Halina (41). Korban ketiga ini juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekira 1,5 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal nahas tersebut. Disusul penemuan lima korban lainnnya.
Seperti diketahui, kapal penyeberangan ini membawa 24 orang. Kapal tenggelam tepat berjarak 10 meter sebelum sampai di dermaga tujuan. Saat karam, seorang penumpang langsung ditemukan meninggal, 11 selamat dan 12 hilang. Sembilan sepeda motor pun ikut tenggelam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.