Pupuk Bersubsidi Jaga Produksi Beras Indonesia di Tengah Krisis Global
Pupuk bersubsidi dinilai menjadi kunci peningkatan produksi beras Indonesia. Pemerintah optimistis target swasembada pangan terus tercapai pada 2026.
Calon Presiden dalam Pilpres 2019 Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Capres Prabowo Subianto di sela-sela pengambilan nomor urut pasangan calon untuk pemilihan Presiden 2019, di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018)./Reuters-Darren Whiteside
Harianjogja.com, JAKARTA – PDI Perjuangan menanggapi serius pemaparan awal visi-misi dari paslon 02 Capres dan Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno dalam Debat Pilpres, Kamis (17/1/2019) malam. PDIP menilai visi misi yang disampaikan Prabowo tersebut terkesan di luar konteks debat Pilpres, bahkan seperti hafalan.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, saat pembahasan soal HAM, Penegakan Hukum, Korupsi dan Terorisme, namun Prabowo - Sandi malah membahas mengenai pangan dan air.
“Apa yang disampailan sekedar kualifikasi hafalan, retorik, dan melupakan hal yang substansial terkait komitmen terhadap Hak Asasi Manusia. Nampak betul bagaimana visi misi tersebut lupa HAM,” ujarnya, Jakarta.
Menurutnya, dalam pemaparan tiga menit tersebut, Prabowo terlihat menyembunyikan persoalan HAM. Di mana prabowo, bicara kualitas kehidupan namun melupakan komitmen yang sangat penting.
“Agar di negara yang berdaulat ini, tidak boleh ada penghilangan paksa nyawa warga negara Indonesia mengingat tugas negara adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ujarnya.
Dirinya berharap, debat melihat rekam jejak, program konkret dan gagasan masa depan untuk Indonesia Raya. “Kami bersyukur Pak Jokowi dan Kyai Maruf Amin tampil kalem,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pupuk bersubsidi dinilai menjadi kunci peningkatan produksi beras Indonesia. Pemerintah optimistis target swasembada pangan terus tercapai pada 2026.
Steve Clarke resmi mundur dari Timnas Skotlandia usai gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026, mengakhiri era tujuh tahun yang penuh pencapaian.
Portugal ditahan Kolombia 0-0 dan lolos sebagai runner-up Grup K. RD Kongo bangkit kalahkan Uzbekistan 3-1 sekaligus menyingkirkan Korea Selatan.
Google Finance resmi hadir kembali dengan aplikasi Android dan fitur AI canggih untuk analisis saham, pengelolaan portofolio, serta ringkasan pasar otomatis.
Korban gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa, 68.900 orang hilang di La Guaira. Warga kritik respons pemerintah saat operasi penyelamatan berpacu dengan waktu.
Harry Kane resmi jadi pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia dengan 11 gol usai membobol Panama dan melampaui rekor Gary Lineker.