NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Satgas Antimafia Bola Mabes Polri Menangkap Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng terkait Dugaan Pengaturan Skor Pertandingan Sepakbola/foto: Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA- Polisi kini tengah gencar memburu kasus mafia bola pertandingan sepak bola di Tanah Air.
Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola terus mengusut kasus pengaturan skor yang hingga kini masih menodai kompetisi sepak bola Indonesia. Seiring dengan diprosesnya laporan LI pada Desember kemarin, laporan soal pengaturan skor pun berdatangan.
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (7/1/2019), mengatakan laporan soal pengaturan skor saat ini sudah berjumlah ratusan.
"Sudah ada laporan 278," ucap Dedi.
Dedi menambahkan, dari ratusan laporan yang masuk, hanya setengahnya yang ditindaklanjuti. Pasalnya, sejumlah laporan dinilai tidak memenuhi unsur atau tidak layak untuk diinvestigasi.
"Yang layak 60 laporan yang ditingkatkan untuk dilakukan investigasi," jelasnya.
Menurut Dedi, puluhan laporan yang ditindaklanjuti melibatkan semua kasta kompetisi sepak bola Indonesia. Yaitu Liga 1 , Liga 2 dan Liga 3.
"Macam-macam, ada Liga 3, Liga 2, Liga 1 juga," pungkas Dedi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Lomba wiru jarik dan permainan dakon digelar di Balai Budaya Tamanmartani, Sleman, Senin (31/8/2026).
PSIM Jogja menghadirkan season pass untuk 17 laga kandang Super League 2026/2027, dengan harga mulai Rp925.000.
FKPDAS DIY mendorong penyelesaian Pergub Insentif DAS tahun ini untuk memperkuat konservasi dan hubungan hulu-hilir.
Konservasi di Indonesia dinilai masih meminggirkan masyarakat adat. Isu ini dibahas dalam Peoples’ Conservation Summit 2026 di Jogja.