59 Calhaj Embarkasi Solo Tertunda Berangkat karena Sakit
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
Demokrat Buang Piala Piala Kebohongan Terhalu dari PSI ke Tong Sampah./Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA- Piala dan penghargaan yang dikirim PSI ke Partai demokrat sebagai sindiran terhadap politikus Andi arief dibuang ke kotak sampah.
Partai Demokrat mengecam Partai Solidaritas Indonesia yang menganugerahkan predikat “Kebohongan Terhalu (sinasi)” kepada Wasekjen PD Andi Arief, Jumat (4/1/2018).
Bahkan, piagam dan piala penghargaan yang dikirim PSI memakai jasa ojek daring tersebut, langsung dibuang ke kotak sampah.
Untuk diketahui, PSI menyindir Andi Arief yang mengumbar informasi terdapat 7 kontainer berisi surat suara Pilpres 2019 sudah tercoblos untuk kepentingan capres tertentu. Belakangan diketahui informasi itu bohong alias palsu.
Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahean mengatakan, paket penghargaan PSI itu diterima di kantor DPP PD, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Oleh Ferdinand, paket itu langsung dibuang.
Ferdinand merekam aksinya saat membuang penghargaan tersebut ke kotak sampah, dan mengunggahnya ke akun Twitter pribadi.
"Diterima oleh petugas keamanan di DPP, kemudian saya langsung ke DPP dan di sana langsung membuangnya," kata Ferdinand Hutahean saat dihubungi Suara.com-jaringan Harianjogja.com.
Sebelumnya, Rabu (2/1/2019), Andi Arief melalui akun Twitternya mengumbar kabar ada tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun, tulisan itu belakangan dihapus.
Rabu malam, KPU bergerak ke lokasi untuk mengecek. Namun, KPU menyebut informasi itu hoaks. KPU meminta aparat kepolisian menelisik semua akun media sosial yang menyebarkan informasi tersebut.
Selang sehari, Kamis (3/1/2019), Andi Arief resmi dilaporkan oleh sejumlah relawan Capres nomor urut 1 Jokowi ke Bareskrim Polri terkait skandal tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sebanyak 59 calon haji dan pendamping di Embarkasi Solo tertunda berangkat ke Tanah Suci akibat masalah kesehatan dan masih menjalani pemulihan.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.